Penuhi Panggilan Polisi, Atiqah Hasiholan Hanya Lempar Senyum

CNN Indonesia | Selasa, 23/10/2018 21:27 WIB
Penuhi Panggilan Polisi, Atiqah Hasiholan Hanya Lempar Senyum Putri Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo).
Jakarta, CNN Indonesia -- Artis Atiqah Hasiholan memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet soal penganiayaan. Namun dia enggan berkomentar dan hanya melempar senyum.

Istri dari aktor Rio Dewanto yang diperiksa sebagai saksi untuk ibundanya tersebut tiba sekitar pukul 21.00 WIB. Saat tiba Atiqah berjalan dengan penjagaan dari polisi.

"Oke, permisi," ujar Atiqah sambil berjalan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/10).


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pemeriksaan dilakukan pada malam hari atas permintaan Atiqah sendiri. Alasannya dia memiliki agenda lain pada siang hari.

"Kemudian karena yang bersangkutan ada kegiatan, minta mundur jam 21.00 WIB, sudah konfirmasi yang bersangkutan akan hadir hari ini," ujar Argo.

Terkait pemeriksaan ini, polisi akan mengklairifikasi terhadap Atiqah soal hoaks penganiayaan Ratna. Sebab Atiqah sempat menanyakan langsung ke ibunya itu setelah melihat foot yang beredar di media sosial.

"Saksi ini melihat foto ibunya beredar di medsos dan anaknya menanyakan kepada RS apakah benar foto itu adalah ibunya, dan akan kita klarifikasi, garis besarnya itu," ucapnya.

Ratna ditetapkan tersangka dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks soal penganiayaan. Penyebaran hoaks itu berawal dari foto wajah lebam Ratna yang beredar di media sosial.

Sejumlah tokoh, seperti Naniek S Deyang, Fadli Zon kemudian juga mengabarkan Ratna mengalami penganiayaan. Mereka mengklaim tahu kabar penganiayaan itu berdasarkan keterangan Ratna.

Namun, Ratna akhirnya mengakui dia tidak pernah dianiaya. Dia bahkan mengakui sebagai pencipta hoaks terbaik.

Polisi kemudian menahan Ratna karena dikhawatirkan melarikan diri dan merusak barang bukti. Dia ditahan sejak Jumat (5/10) lalu. Polisi berencana akan memperpanjang masa tahanan Ratna untuk 40 hari ke depan. (osc)