Kedua, penataan kampung dan pemukiman padat penduduk di kawasan Tanah Abang yang disebutnya mesti diarahkan menjadi hunian bertikal. Tujuannya, agar tersedia Ruang Terbuka Hijau (RTH) baru.
Ketiga, integrasi moda transportasi di kawasan Tanah Abang agar memudahkan pengunjung datang ke kawasan tersebut. Keempat, ketersediaan lahan parkir di luar kawasan Tanah Abang agar pengunjung cukup berjalan kaki atau bersepeda di kawasan Tanah Abang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SCBD menjadi kawasan yang eksklusif dan mewah, sementara Tanah Abang masih kental dengan unsur sosial budaya Betawi," ucapnya.
"Termasuk rencana konsolidasi lahan, rencana pengembangan ke depan, dan keuntungan apa yang bisa diperoleh masyakarat Tanah Abang," katanya. Nirwono memprediksi proses sosialisasi itu akan memakan waktu lebih dari lima tahun.
(dis/arh)
Portir di Pusat Grosir Metro Tanah Abang. (