Hal itu didasarkan keterangan tertulis Badan SAR Nasional (Basarnas). Pencarian korban dan badan pesawat sendiri dilanjutkan pada Selasa (30/10) hingga pukul 18.00 WIB.
"Untuk area pencarian diperluas sejauh menjadi 10 nautica mile," ujar Kepala Basarnas Marsdya TNI M Syaugi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, KRI Rigel dilengkapi dengan peralatan Multi Beem Echo Sounder (MBES), Side Scan Sonar, dan Remotly Operated Underwater Vehicle (ROV).
Tim Basarnas melakukan pencarian pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10). (ANTARA FOTO/Arif Ariadi) |
Tidak hanya itu, pada sektor ini juga dikerahkan para penyelam dari Basarnas Special Group (BSG), Korps Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL, Batalyon Intai dan Amfibi (Taifib) TNI AL, dan potensi SAR lain yang memiliki kompetensi di bidang underwater atau penyelaman.
Penyisiran di sektor 1 ini dilakukan di sekitar titik kontak terakhir pesawat pada koordinat 05 derajat 46 menit 15 detik South dan 107 derajat 07 menit 16 detik East.
"Kita all out, kami 24 jam bekerja dengan memgerahkan semua peralatan yang ada, termasuk dari Potensi SAR untuk mencari posisi badan pesawat," ujar Syaugi
Ia menambahkan bahwa kekuatan personil yang diterjunkan dalam operasi pencarian dan pertolongan ini sebanyak 812 orang. Rinciannya, Basarnas sebanyak 201 personil.
Prajurit TNI mengevakuasi puing dan jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 ke Kapal Basarnas (KN SAR Jakarta) di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) malam. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso) |
Pada hari pertama operasi, hasil yang didapat adalah hingga 10 paket kantong mayat dan pecahan badan pesawat serta beberapa barang milik korban yang telah digelar di JICT tanjung Priok.
(hyg/arh)
Tim Basarnas melakukan pencarian pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10). (
Prajurit TNI mengevakuasi puing dan jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 ke Kapal Basarnas (KN SAR Jakarta) di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) malam. (