Temuan Bertambah, 28 Kantong Jenazah Dievakuasi Tim SAR

CNN Indonesia | Selasa, 30/10/2018 17:20 WIB
Temuan Bertambah, 28 Kantong Jenazah Dievakuasi Tim SAR Petugas di Posko Basarnas. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim SAR Gabungan kembali menemukan bagian tubuh korban insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 Selasa (30/10) sore. Total kantong jenazah yang telah dievakusi hingga saat ini mencapai 28 kantong jenazah.

Dua kantong jenazah itu dibawa Kapal Patroli Kutilang 5005 milik Polri ke Pos Evakuasi di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pukul 14.57 WIB.

Bau anyir tercium saat petugas Tim SAR Gabungan menurunkan kantong jenazah. Polisi, petugas PMI, dan Basarnas sigap menurunkan kantong jenazah tersebut.


Pantauan CNNIndonesia.com, selain dua kantong berisi potongan tubuh korban, petugas juga membawa kantong berisi serpihan pesawat dan barang-barang milik korban.

Posko Evakuasi mencatat serpihan pesawat yang dibawa KP Kutilang adalah potongan kursi pesawat, sepatu bayi, sepati dewasa, pas foto, tas penumpang, dan serpihan badan pesawat.

Petugas kemudian menjajarkan serpihan pesawat dan barang-barang penumpang di dermaga.


Sementara untuk kantong berisi potongan tubuh langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diidentifikasi.

Hari ini sebanyak 812 personel gabungan diterjunkan untuk melanjutkan pencarian dan evakuasi korban. Pencarian hari ini difokuskan untuk mencari badan pesawat dan kotak hitam.

Tim gabungan terdiri dari Basarnas 201 personel Basarnas, 15 anggota TNI AD, 456 anggota TNI AL, TNI AU 4 orang, Polri 58 orang, KPLP 30 orang, Bea Cukai 18 orang, dan PMI 30 orang. Tim SAR Gabungan juga mengerahkan tiga helikopter dan delapan ambulans.

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman mengatakan pencarian hari kedua ini dimulai pada pukul 06.30 WIB. TNI
mengerahkan KRI Banda Aceh 593.

KRI Banda Aceh 593 menyisir lokasi jatuhnya Lion Air JT-610, dan mengevakuasi barang-barang yang terapung di atas permukaan perairan Tanjung Karawang.

Dengan menggunakan Landing Craft Utility (LCU) KRI Banda Aceh 593, juga berhasil mengangkat serpihan barang-barang.

Serpihan barang-barang tersebut diantaranya, kabin pesawat, pelampung, pakaian wanita, sandaran kursi dan kursi pesawat termasuk potongan tubuh manusia.

Selanjutnya, barang-barang tersebut juga telah dibawa ke Dermaga Jakarta International Container Terminal II (JICT II) Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk diserahkan ke Posko Koarmada I TNI AL.

(dhf)