PKS Meradang, Sandi Ungkit Kemesraan saat Pilgub DKI 2017

CNN Indonesia | Rabu, 31/10/2018 18:53 WIB
PKS Meradang, Sandi Ungkit Kemesraan saat Pilgub DKI 2017 Cawapres nomor urut 2, Sandiaga Uno. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno tetap optimis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) khususnya di wilayah DKI Jakarta tetap solid melakukan kerja-kerja pemenangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Dia bahkan menungkit kemesraan Gerindra-PKS saat Pilgub DKI 2017 lalu.

Secara umun, Sandi tidak ingin berprasangka buruk dengan gelagat PKS DKI Jakarta yang mengancam mematikan mesin partai jika tak diberikan posisi Wagub DKI Jakarta.

"Saya husnudzon saja," ucap Sandi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (31/10).


Sandi mengatakan Partai Gerindra dan PKS telah menjalin hubungan mesra sebagai kubu oposisi di luar pemerintahan dalam 4 tahun terakhir. Selain itu, Gerindra dan PKS juga bekerja sama di Pilgub DKI Jakarta 2017 yang mana dirinya dan Anies Baswedan mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Gerindra dan PKS, lanjutnya, juga berkoalisi di beberapa daerah saat menghadapi Pilkada serentak 2018. Karenanya, Sandi masih menganggap Gerindra dan PKS akan terus bekerja sama menghadapi Pilpres 2019 di seluruh wilayah indonesia.

"Sudah 4 tahun kita bersama-sama, sudah kita lewati turbulensi politik," ucap Sandi.

Perihal permintaan PKS yang mendambakan posisi Wagub DKI Jakarta, Sandi menganggap perlu ada penyelesaian yang bijak antara kedua partai. Jangan sampai ada salah satu pihak yang merasa dirugikan.

Menurutnya, akan ada akibat buruk dalam kerja-kerja menghadapi pemilu. Sandi menganggap hal itu sangat mungkin terjadi mengingat Gerindra dan PKS berada dalam koalisi yang sama.

"Saya melihat ini tentunya sebagai saudara. kKita akan selesaikan. Harapan saya ini disikapi dengan arif agar kita semangat," ujar Sandi.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi menyatakan bahwa hampir seluruh kader, terutama kader muda PKS DKI Jakarta mengancam mematikan mesin partai di ibukota jika posisi Wakil Gubernur DKI tidak diberikan kepada partainya.

"Hampir seluruh kader PKS kecewa, terutama anak-muda PKS. Kader-kader itu mengancam akan matikan mesin partai untuk Prabowo-Sandi jika janji Gerindra soal Wagub DKI tidak dipenuhi," kata Abdurrahman kepada CNNIndonesia.com, Senin (29/10).

Abdurrahman mengaku wajar jika kader sampai di tingkat ranting sudah banyak yang kecewa. Hal itu dikarenakan Gerindra DKI di bawah pimpinan M Taufik masih bersikukuh untuk menyodorkan kadernya menjadi wakil Anies untuk empat tahun ke depan. Dia mengklaim emosi kader sudah semakin tidak terbendung.

"Kader PKS sudah kesal, kok urusan Wagub DKI saja tidak bisa komitmen karena awalnya yang dijanjiin PKS. Kekesalan itu diarahkan ke Gerindra," ungkap Abdurrahman. (bmw/osc)