Jerih Keluarga Korban Lion Air hingga Dilarang ke Posko JICT

CNN Indonesia | Kamis, 01/11/2018 07:35 WIB
Keluarga korban Lion Air JT-610 terus berupaya mencari tahu informasi jenazah dan barang-barang milik korban ke posko evakuasi JICT 2 walau terdapat larangan. Posko evakuasi pesawat Lion Air JT-610 di JICT 2 Tanjung Periok, Jakarta Utara. (CNN Indonesia/LB Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keluarga korban Lion Air JT-610 tidak diberikan izin langsung mengunjungi posko evakuasi di Pelabuhan Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya M Syaugi meminta seluruh keluarga korban langsung menuju Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.

"Kita tidak pernah mengizinkan (ke JICT) ya, saya tidak tahu tadi kami juga melihat di televisi, saya pikir sebaiknya tidak dulu lah lebih baik ditangani di RS Polri," kata Syaugi di JICT Jakarta, Rabu (31/10).

Syaugi mengungkapkan keluarga bisa lebih tenang bila langsung ke RS Polri Kramat Jati. Sementara tim yang bertugas di Pelabuhan JICT bisa konsentrasi untuk bekerja di lapangan.


"Supaya kita bisa fokus dengan cepat untuk mengerjakan ini supaya tuntas," kata dia.


Pelabuhan JICT menjadi tempat peletakan serpihan dan barang-barang yang ditemukan di lautan. Menurut pantauan CNNIndonesia.com, sepanjang Rabu (kemarin, masih banyak keluarga yang mengaku belum mengetahui informasi larangan berkunjung ke JICT. Mereka mengaku ingin memastikan langsung sisa barang yang dimiliki korban. 

Reaksi keluarga bermacam, ada yang histeris menangis, kecewa, dan ada pula yang pulang dengan wajah nelangsa karena harapan yang pupus akibat tidak menemukan barang korban.  Syaugi menjelaskan setiap barang yang ditemukan diserahkan sepenuhnya ke RS Polri Kramat Jati.

"Semua barang barang contohnya kemarin, kita ada 52 identitas, dari kartu, KTP, BPJS dan segala macam kita sudah serahkan ke RS Polri. Nanti mereka yang mengurusi," ucap dia.

Sejauh ini sudah ada 56 kantung jenazah yang dievakuasi Basarnas. Kantung jenazah itu sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jari untuk diidentifikasi.

(ctr/DAL)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK