Mulfachri dan Hanafi Rais Kandidat Pengganti Taufik Kurniawan

CNN Indonesia | Jumat, 02/11/2018 15:41 WIB
Mulfachri dan Hanafi Rais Kandidat Pengganti Taufik Kurniawan PAN dikabarkan tengah menggodok calon pengganti Taufik Kurniawan di kursi pimpinan DPR. Foto: CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan sudah mulai menggodok sejumlah nama pengganti Taufik Kurniawan di kursi Pimpinan DPR. Dua nama yang santer beredar, Ketua Fraksi PAN Mulfachri Harahap, dan juga Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais.

"Memang muncul dua nama (calon Wakil Ketua DPR) itu," ujar Wakil Ketua Umum PAN, Drajad Wibowo dalam pesan singkatnya, Jumat (2/11).


Taufik Kurniawan diketahui di ambang jerat kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016. Taufik diduga menerima Rp3,65 miliar dari Bupati nonaktif Kebumen Muhamad Yahya Fuad.


Ketua Fraksi PAN, Mulfachri Harahap. Foto: CNNIndonesia/Christie Stefanie

Dradjad mengatakan, peluang Mulfachri dan Hanafi menjadi Wakil Ketua DPR masih dalam tahap pembicaraan di internal PAN. Kendati demikian, Dradjad menegaskan, pembahasan formal untuk pengganti Taufik belum dapat dipastikan, sebab, PAN tengah fokus memberi bantuan hukum bagi Taufik yang belakangan juga terdaftar sebagai caleg di Pileg 2019.

"Tak menutup kemungkinan Taufik juga masih berpeluang menjadi Wakil Ketua DPR hingga kasus tersebut berkekuatan hukum tetap atau inkrah," tegasnya.

KPK menetapkan Taufik sebagai tersangka dugaan suap terkait perolehan anggaran DAK Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN Perubahan tahun anggaran 2016. Taufik diduga membantu perolehan anggaran itu.

Hanafi Rais. Foto: Arie Riswandy


Taufik diduga menerima Rp3,65 miliar dari Bupati Kebumen nonaktif Muhamad Yahya Fuad. Setelah adanya penyerahan uang, dalam pengesahan APBN Perubahan tahun anggaran 2016, Kabupaten Kebumen mendapat alokasi DAK tambahan sebesar Rp93,37 miliar.


DAK itu direncanakan digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Kebumen. Proses penyelidikan terhadap Taufik telah dilakukan sejak Agustus 2018. Dia telah diminta keterangan saat proses penyelidikan pada awal September 2018. Taufik pun telah dicegah berpergian keluar negeri untuk enam bulan ke depan sejak Jumat (26/10). (panji/ain)