Dukung Prabowo-Sandi, PPP Humphrey Janjikan Suara Akar Rumput

CNN Indonesia | Jumat, 16/11/2018 14:27 WIB
Dukung Prabowo-Sandi, PPP Humphrey Janjikan Suara Akar Rumput PPP pimpinan Humphrey Djemat menyatakan dukungannya pada Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi muktamar Jakarta Humphrey Djemat mengklaim mampu meraup banyak suara dari akar rumput untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Suara dari kalangan bawah itu menurutnya besar dan nyata. 

"Ini besar sekali. Bukan dukungan kosong, tapi dari grass root, besar, memang besar," ujar Humphrey usai pelaksanaan mukernas III di kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta, Jumat (16/11). 

Ia tak dapat memprediksi berapa persen suara dukungan bagi Prabowo-Sandi. Namun Humphrey mengklaim dukungan bagi Prabowo-Sandi telah bulat disepakati 34 Daerah Pimpinan Wilayah (DPW) PPP di seluruh Indonesia. 

"Jadi ini aspirasi umat dari daerah masing-masing yang telah disepakati dalam Mukernas III ini," katanya. 


Humphrey telah mengimbau pada seluruh kader PPP agar segera bergerak mengerahkan dukungan pada Prabowo-Sandi usai pelaksanaan mukernas III ini. 

"Semua elemen harus bergerak dari tingkat bawah sampai atas. Bahkan kita sudah minta pada DPW, DPC, setelah mukernas ini untuk bergerak," ujarnya.

PPP versi muktamar Jakarta telah menggelar Mukernas III di Kantor DPP PPP, Menteng, sejak Kamis (15/11) kemarin. Salah satu yang disepakati dari hasil Mukernas adalah terkait dukungan pada Prabowo-Sandiaga. 

Sementara PPP kubu muktamar Jakarta sendiri sebelumnya tak diakui Komisi Pemilihan Umum sebagai kepengurusan yang sah sehingga tak bisa ikut sebagai peserta pileg 2019. 

Kepengurusan yang diakui KPU, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM No. M.HH-06.AH.11.01 Tahun 2016, adalah PPP kepengurusan dengan Ketua Umum Romahurmuziy dan Sekretaris Jenderal Arsul Sani.

PPP yang dipimpin Romahurmuziy sejak awal telah menyatakan dukungannya pada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
(pris/sur)