Aldwin Rahadian, salah seorang kuasa hukum Dhani, menuding Polda Jatim menyebarkan informasi tak benar perihal penggeledahan itu. Aldwin menegaskan bahwa, tak seperti yang diutarakan Polda Jatim, tak ada penggeledahan sama sekali di kediaman Dhani di Jakarta.
"Ingat ya tidak pernah Mas Dhani digeledah rumahnya, yang ada kita sama-sama bertemu di PIM 3 di sebuah restoran di Jakarta Selatan, dengan penyidik ada mas Dhani dan ada tim kuasa hukum," ujar Aldwin sembari menunjukkan cetakan foto pertemuan mereka, Senin (19/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kok polisi perlakuannya lain dan mem-blow up menjadi sesuatu yang luar biasa," ucap Aldwin dalam jumpa pers.
"Kesannya luar biasa, seakan mas Dhani koruptor sampai dicekal, digeledah. Kasus pencemaran nama baik sampai digeledah, untuk apa?" pungkasnya.
Dhani sejauh ini telah menjalani dua kali pemeriksaan di Polda Jatim. Kasus ini bermula ketika Dhani berniat mengikuti deklarasi #2019GantiPresiden. Namun saat masih berada di sebuah hotel di Surabaya, sekelompok massa mengepung Dhani. Kala kepungan itu terjadi, Dhani mengunggah sebuah video ke Facebook yang memuat ucapan 'idiot' yang berujung diperkarakan itu. (bin/osc)