Bom tersebut diamankan dari perkampungan Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.
Menurut rilis Pusat Penerangan TNI, bom tersebut semula ditemukan seorang warga, Jacob Mallao (69), dari Kampung Skouw Mabo yang berada di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Jacob menemukannya saat sedang menggali lubang guna membuat tempat sampah di sekitar rumahnya. Namun, pada saat kedalaman mencapai sekitar 50 sentimeter, tiba-tiba melihat sebuah benda mencurigakan seperti bom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, bom tersebut telah diamankan di Pos Ramil Muara Tami, Jayapura.
"Hal ini sangat berbahaya mengingat besarnya ukuran bom tersebut dan berada di tengah-tengah rumah penduduk," ucapnya.
"Kami tidak mengetahui apakah bom tersebut masih aktif atau tidak, tapi tindakan pertama adalah untuk mengamankan bom tersebut menjauh dari warga," katanya.
Pulau Papua memang diketahui sebagai salah satu arena pertempuran pada masa Perang Dunia II. Sebagian wilayah di sekitar pulau paling timur Nusantara itu termasuk di Pulau Numfor dan Pulau Biak menjadi saksi bisu pertempuran pasukan sekutu dan Jepang.