Ma'ruf Tak Khawatir DNI Turunkan Elektabilitas Jokowi

CNN Indonesia | Senin, 26/11/2018 05:25 WIB
Ma'ruf Tak Khawatir DNI Turunkan Elektabilitas Jokowi Cawapres nomor urut 02, Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor 01 Ma'ruf Amin mengatakan dirinya tidak khawatir Daftar Negatif Investasi (DNI) akan memberikan dampak negatif pada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 01, apalagi sampai menurunkan elektabilitas Joko Widodo.

Ma'ruf justru menganggap DNI adalah salah satu cara pemerintah untuk meningkatkan jumlah investasi di Indonesia.

"Tidak khawatir artinya itu kebijakan bagaimana kita membuat peluang-peluang investasi supaya lebih besar," kata Ma'ruf usai Acara Pengukuhan Pimpinan ISNU, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (25/11).


Mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama ini menganggap DNI semata-mata dilahirkan untuk kesejahteraan bangsa dan bukan untuk kepentingan siapa pun.

"Kan untuk kesejahteraan bangsa, bukan untuk kepentingan siapa siapa. Bagiamana kita sekarang mengambil kebijakan untuk memberikan peluang-peluang lebih besar untuk kebaikan bangsa," tutur Ma'ruf.


Sebelumnya, Pemerintah lewat Kemenko Bidang Perekonomian menelurkan Paket Kebijakan Ekonomi XVI pada Jumat (16/11).

Paket kebijakan tersebut terdiri dari perluasan penerima fasilitas libur pajak (taxholiday), relaksasi aturan daftar negatif investasi (DNI), dan pengaturan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHESDA).

Hal yang disorot dalam peraturan ini adalah dikeluarkannya 54 bidang dari DNI. Akibatnya, investasi di 54 bidang itu bisa dikuasai pihak asing 100 persen.

Namun baru berjalan seminggu, Jokowi langsung merevisi kebijakan tersebut. Jumlah bidang yang dikeluarkan dari DNI hanya 25 bidang dan ditunda pelaksanaannya sampai ada kajian lebih lanjut.

(jnp/osc)