Empat Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Purwakarta

CNN Indonesia | Rabu, 28/11/2018 12:15 WIB
Empat Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Purwakarta Bencana tanah longsor terjadi di Desa Salamjaya, Kecamatan Pondok Salam, Kabupaten Purwakarta. (Dok. Basarnas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bencana tanah longsor terjadi di Desa Salamjaya, Kecamatan Pondok Salam, Kabupaten Purwakarta. Berdasarkan data sementara, empat orang meninggal dan lima orang luka berat dalam peristiwa itu.

Korban meninggal bernama Ki Bakri (80), Ma Acem (80), Iwan (34), dan Intan (8). Sedangkan lima korban yang mengalami luka berat yakni Yanti, Yeyet, Ima, Dede, dan Ridwan.

Pusat Pengendalian Operasi Pengendalian Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jawa Barat, menyatakan tanah longsor di Purwakarta terjadi pada Selasa (27/11) pukul 20.00 WIB.


"Kejadian ini diakibatkan oleh tingginya curah hujan sejak siang sampai sore hari di Kabupaten Purwakarta," kata Manajer Pusdalops PB BPBD Jabar, Budi Budiman Wahyu dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (28/11).
Selain itu, longsor juga merusak tiga unit rumah dengan kondisi rusak berat dan tiga unit rumah terancam.

Sementara itu, juru bicara Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan, seluruh korban langsung dibawa ke RS Bayu Asih.

Para korban tersebut ditemukan terkubur material longsoran tersebut. "Dengan telah dievakuasi seluruh korban. maka diusulkan penutupan operasi SAR," kata Joshua.

Terkait dengan kejadian longsor di Purwakarta, Kepala Basarnas Jawa Barat, Deden Ridwansyah mengimbau bagi warga masyarakat yang tinggal di bawah bukit atau di daerah perbukitan harus lebih ekstra hati-hati di saat musim penghujan seperti sekarang ini.

"Bila terlihat patahan atau retakan tanah hubungi aparat setempat, laporkan dan cari tempat yang lebih aman kembali," ujarnya.

Ia berpesan ke depannya agar masyarakat dalam membangun rumah lebih memperhatikan keamaanan alam sekitar.

"Bila membutuhkan pertolongan atau bantuan evakuasi, kami siap 24 jam untuk wilayah Jawa Barat. Pelayanan SAR gratis tidak dipungut biaya," tuturnya.
(hyg/ugo)