Aparat Adang Demo Aktivis Peringati Papua Merdeka

wis, CNN Indonesia | Sabtu, 01/12/2018 09:22 WIB
Aparat Adang Demo Aktivis Peringati Papua Merdeka Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puluhan personel kepolisian mengadang ratusan aktivis dari Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP), Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Indonesia (AMPTPI) di depan gerbang Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (1/12). 

Para aktivis itu rencananya akan melakukan long march menuju Kedutaan Besar Belanda di kawasan Kuningan, Jakarta, untuk memperingati 57 Tahun deklarasi Kemerdekaan West Papua pada 1 Desember 1961.

Dari kedutaan Belanda massa melanjutkan aksinya ke kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).


"Tapi sampai sekarang massa aksi masih diadang puluhan Brimob (sebagian berpakaian preman) di pintu keluar LBH Jakarta," kata juru bicara Juru Bicara FRI-West Papua, Surya Anta kepada CNNIndonesia.com.

Surya berkata aparat berusaha melarang massa melanjutkan aksi. Namun, Surya menegaskan massa tetap pada rencana aksi semula.

Massa aksi akan memaksa untuk melakukan long march. Tuntutan yang diusung dalam aksi ini adalah kemerdekaan Papua dari Republik Indonesia.

Kepolisian di sejumlah daerah sebelumnya telah meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember dan 10 Desember mendatang. 

Di Mimika, Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto di Timika pada Jumat (16/11), mengatakan peningkatan pengamanan untuk mencegah hal tak diinginkan saat milad OPM.

"Kita semua berharap tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama. Masyarakat tidak khawatir atau resah berlebihan," kata AKBP Agung seperti dilansir dari Antara. (wis)