Longsor Dominasi Bencana di Jabar Sepanjang 2018

Ike Agestu, CNN Indonesia | Minggu, 02/12/2018 21:34 WIB
Longsor Dominasi Bencana di Jabar Sepanjang 2018 Longsor di Purwakarta akhir November lalu. (Dok. Basarnas)
Bandung, CNN Indonesia -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat terjadi 1.399 kejadian bencana dalam periode Januari sampai November 2018.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Pengendalian Bencana (Pusdslops PB) BPBD Jawa Barat Budi Budiman Wahyu menjelaskan, dari 1.399 bencana alam, kejadian tanah longsor mendominasi bencana.

Rinciannya terdiri dari 452 kali tanah longsor, 416 kebakaran hunian, 260 kali angin puting beliung, 141 kali kebakaran hutan dan lahan, 123 kali banjir, 5 kali gelombang pasang dan 2 kali gempa bumi.



Sementara itu, laporan BPBD Jabar menyebutkan, sepanjang November 2018 telah terjadi 101 kali tanah longsor dan 11 kejadian banjir.

Adapun daerah yang sering diterjang bencana khususnya longsor yakni Kabupaten Bogor sebanyak 20 kali.

Lalu diikuti Kabupaten Sukabumi (10), Kabupaten Garut (10), Kabupaten Cianjur (8), Kabupaten Bandung Barat (8), Kabupaten Tasikmalaya (7) dan Kabupaten Pangandaran (7).

Sedangkan daerah yang sering diterjang bencana banjir yang tercatat oleh BPBD yakni Kota Bogor sebanyak 5 kali, Kota Bandung (3) dan Kabupaten Bandung (2).


Sementara Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi masing-masing mengalami satu kali.

Akibat tanah longsor dan banjir tersebut, sebanyak 2.509 warga terdampak serta 11 orang meninggal dunia.

Adapun upaya yang telah dilakukan BPBD Jabar dalam kesiapsiagaan bencana adalah dengan melakukan rapat koordinasi dengan BPBD ataupun DPKPB seluruh daerah di Jabar.

Sebelumnya, BPBD Jabar menyatakan Pemprov Jabar menetapkan status siaga darurat banjir dan tanah longsor dari 1 November 2018 hingga 31 Mei 2019. Penetapan status siaga darurat banjir dan longsor itu tertuang dalam SK Gubernur setempat nomor 362/Kep.1211-BPBD/2018.

"BPBD Jabar selalu terus berkoordinasi dengan BPBD ataupun DPKPB seluruh daerah di Jabar dalam memberikan informasi lanjut mengenai data serta upaya penanganan bencana banjir dan longsor selanjutnya," kata Budi. (hyg/stu)