"Kami akan segera berkoordinasi dengan KPK untuk semakin memastikan komitmen pemberantasan korupsi dengan menandatangani komitmen bersama mewujudkan Sistem Integritas Partai Politik [SIPP]," kata Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (6/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mustafa berkata ketidakhadiran pihaknya dalam acara itu lantaran Presiden PKS Sohibul Iman tengah berada di luar negeri. Selain itu, kata Mustafa terjadi sirkulasi surat undangan yang tersendat di internal.
Mustafa mengakui agenda pemberantasan korupsi tak akan berhasil jika tidak dimulai dari internal parpol masing-masing. PKS, kata Mustafa telah mengawalinya dengan melakukan penandatanganan pakta integritas antikorupsi oleh calon anggota legislatif, pada Oktober 2018.
"Hal itu kami yakini merupakan wujud konkret dari integritas partai politik," kata dia.
Sementara Partai NasDem menolak memberikan tanda tangan lantaran menganggap hal tersebut hanya seremoni semata. Meskipun demikian, seluruh perwakilan partai yang hadir sepakat dan mendukung penerapan SIPP tersebut.
(fra/arh)