KPK Sita Uang Rp1,5 Miliar dari OTT Bupati Cianjur
CNN Indonesia
Rabu, 12 Des 2018 14:43 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sejumlah Rp1,5 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar. Uang tersebut diduga suap yang dikumpulkan dari kepala sekolah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
"Dari lokasi juga diamankan uang sekitar Rp1,5 miliar yang diduga dikumpulkan dari kepala sekolah," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada CNNIndonesia.com, Rabu (12/12).
Syarif menyatakan pihaknya menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke Bupati. Dia menyatakan KPK telah mendapatkan bukti awal dugaan suap kepada orang nomor satu di Cianjur itu.
"Karena saat ini tim sedang bekerja, kami belum dapat memberikan informasi yang lebih rinci," ujarnya.
Dalam operasi senyap ini, tim penindakan KPK menangkap total enam orang, termasuk Bupati Cianjur. Keenam orang tersebut telah dibawa ke Kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan awal.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum para pihak yang ditangkap itu. (fra/wis)
"Dari lokasi juga diamankan uang sekitar Rp1,5 miliar yang diduga dikumpulkan dari kepala sekolah," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada CNNIndonesia.com, Rabu (12/12).
Syarif menyatakan pihaknya menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke Bupati. Dia menyatakan KPK telah mendapatkan bukti awal dugaan suap kepada orang nomor satu di Cianjur itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bupati Cianjur Terjaring OTT KPK |
Dalam operasi senyap ini, tim penindakan KPK menangkap total enam orang, termasuk Bupati Cianjur. Keenam orang tersebut telah dibawa ke Kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan awal.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum para pihak yang ditangkap itu. (fra/wis)