Anies Berharap Pilpres 2019 Ulangi Fenomena Pilgub DKI 2017

CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 00:54 WIB
Anies Berharap Pilpres 2019 Ulangi Fenomena Pilgub DKI 2017 Gubernur DKI Anies Baswedan berharap peristiwa kemenangannya di Pilgub DKI terjadi kembali di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendoakan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa meraih kemenangan di Pilpres 2019 seperti yang ia raih saat pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

Doa itu diutarakan Anies saat menghadiri acara Konfernas Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12).

"Insyaallah apa yang terjadi di Jakarta akan berulang di level nasional. Jangan lupa, kerja tuntas kerja ikhlas," kata Anies saat berpidato di acara tersebut.


Saat Pilgub DKI 2017 lalu, kata Anies, banyak sekali pandangan yang menyebutnya tidak akan menang dari pasangan Ahok-Djarot yang diusung PDI Perjuangan. 

Hal serupa juga dialami Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Hasil survei sejumlah lembaga bahkan masih menempatkan Jokowi-Ma'ruf di atas mereka. 

"Dua tahun lalu kita kumpul di Jakarta, kita mulai sebuah gerakan perubahan. Pesimisme diempaskan ke kita dan alhamdulillah kerja iklas, kerja tuntas mengantarkan kita ke kemenangan di Jakarta," kata Anies.

Tak hanya itu, dia juga membeberkan utang janji-janji kampanye yang dia tawarkan dulu ketika mencalonkan diri di Pilgub DKI. Janji-janji itu kata Anies, sedikit demi sedikit telah ditunaikan olehnya.

Dia memberi contoh janji soal rumah DP Rp0 dan penghentian proyek reklamasi Teluk Jakarta. Saat kampanye Pilgub DKI, kata Anies, banyak pihak pesimis dirinya bisa menunaikannya.


"Kemarin saya sampaikan, yang dulu dianggap tidak mungkin terlaksana, DP Rp0 dikatakan tidak mungkin justru terlaksana hari ini," kata Anies.

"Menutup lokasi prostitusi terlaksana, reklamasi, kita lakukan penghentian. Dan saya katakan itu tak butuh kerahkan massa, yang dibutuhkan hanya selembar kertas dan tanda tangan," lanjutnya.

Mantan Mendikbud itu lalu berterima kasih kepada Prabowo karena telah diberi kesempatan untuk menjalankan tugas di DKI. 

Menutup pidatonya, Anies pun kemudian mengacungkan dua jari ke atas, dan mengatakan beberapa patah kata penutup.

"Memang sebagian diberi tugas tambahan. Dulu jalan berdua dengan Pak Sandi, sekarang Bang Sandi diberikan tugas lagi secara nasional, dan terima kasih kepada Pak Prabowo karena saya tetap diizinkan di DKI," katanya.

"Semoga apa yang dimenangkan diDKI dua tahun lalu, bisa berulang dilevel nasional," katanya mengulang doa.
 
(tst/wis)