Luhut Respons Negara Punah ala Prabowo: Jangan Asal Ngomong

CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 18:59 WIB
Luhut Respons Negara Punah ala Prabowo: Jangan Asal Ngomong Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan kritik wacana Indonesia punah Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meminta calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak asal bicara terkait masa depan Indonesia. Menurut dia, Indonesia bukan merupakan barang yang mudah punah.

Pernyataan Luhut ini merespons isi pidato Prabowo yang mengaku harus keluar sebagai pemenang dalam Pilpres 2019. Jika tidak, maka negara Indonesia bisa punah.

"Emang barang? Mau dipunah-punahin. Yang benar saja. Jangan asal ngomong saja," kata Luhut usai diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (18/12).



Luhut menegaskan bahwa rakyat Indonesia memiliki harga diri atau dignity yang tidak ingin Indonesia punah. Luhut bahkan menegaskan banyak rakyat yang rela mati demi membela Indonesia.

"Kita juga mau mati untuk republik ini kok. Kenapa mesti bicara mau punah. Punah apa?" kata Luhut.

Luhut Respons Indonesia Punah Prabowo: Jangan Asal NgomongCapres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku Indonesia akan punah jika ia tak menangkan pilpres 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Luhut kembali menegaskan Indonesia adalah negara yang bagus dan bukan main-mainan. Ia pun meminta agar bentuk ancaman kepunahan Indonesia kembali ditanyakan ke Prabowo.

"Tanya saja pada dia [Prabowo). Masa punah. Memangnya kita main-mainan apa," ujar Luhut.


Dalam Konferensi Nasional Partai Gerindra kemarin, Prabowo menyatakan Indonesia akan punah jika koalisinya tak mampu memenangkan Pemilu 2019. Maka dari itu, Prabowo meminta agar koalisinya tidak boleh kalah di Pemilu 2019.

"Kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah negara ini bisa punah," kata Prabowo saat menyampaikan pidato di acara Konfernas Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12).

Menurut mantan Danjen Koppasus itu, kepunahan ini bisa terjadi lantaran sudah semakin dan terlalu lama para elite berkuasa dengan langkah dan cara yang keliru. Menurut Prabowo, kondisi ini telah menyebabkan tingginya ketimpangan sosial di Indonesia.

(sfr/DAL)