Ada OTT Kemenpora, KPK Bisa Selidiki Dana Asian Games

CNN Indonesia | Rabu, 19/12/2018 15:37 WIB
Ada OTT Kemenpora, KPK Bisa Selidiki Dana Asian Games Setelah OTT di Kemenpora terkait dana hibah untuk KONI, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan pihaknya pun membuka peluang menyelidiki dana Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menjelaskan pihaknya masih mendalami kasus pencairan dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Akibat pendalaman itu, Agus pun membuka kemungkinan KPK akan menyisir penggunaan dana Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia pada Agustus hingga September lalu.

"Karena kalau kita lihat Kemenpora pasti bukan hanya dana hibah ke KONI, ada juga yang ke IOC (Komite Olimpiade Internasional). Kita bisa meng-trace juga misalkan penggunaan dana Asian Games kemarin," kata Agus usai Konferensi Pers Kinerja Akhir Tahun 2018 KPK, Rabu (19/12).



Agus memastikan ada sembilan orang yang diamankan penyidik dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (18/12) malam tadi. Mereka yang ditangkap sebagian berasal dari Kemenpora dan sebagiannya lagi dari KONI. Selain itu, uang sebanyak Rp200 juta dan Rp100 juta dalam rekening turut ditemukan dalam operasi semalam. 

"Kalau dari Kemenpora ada pejabat pembuat komitmennya juga," ucap Agus.

Agus mengaku belum bisa mengungkap nominal pasti dari dana hibah yang menjadi sumber perkara ini. Hanya saja ia menyebut ada puluhan miliar rupiah dan sekian persentase kickback (transaksi) di dalamnya.

"Yang penyaluran pertama sekian puluh miliar, penyaluran selanjutnya sekian puluh miliar. Kemudian ada persentase setiap pencairan, kickback-nya berapa," kata Agus.

Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto sebelumnya telah mengonfirmasi OTT yang terjadi di kementeriannya. Bahkan Gatot menyebut salah satu pejabat Kemenpora yakni Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga yang kini dijabat Mulyana ikut terjaring KPK.

Selain itu, dalam kesempatan terpisah, Gatot menegaskan operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK semalam tak ada hubungannya dengan penyelenggaraan Asian Games 2018.

"Yang perlu saya luruskan adalah kasus ini tidak ada hubungannya dengan Asian Games, alasannya apa? Saya sendiri bagian dari INASGOC [Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia] sebagai Direktur Keuangan," kata Gatot di depan Gedung Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kesehatan Olahraga Nasional (PPITKON) Kemenpora, Rabu (19/12).

"Anggaran INASGOC itu sudah dikucurkan di awal tahun, tolong jangan dihubung-hubungkan dengan Asian Games. Kasihan, karena Asian Games itu sukses ya," katanya menambahkan.

(bin/kid)