Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan empat tahun silam, pasangan Jokowi-JK berhasil memenangkan pilpres dengan perolehan 3,03 juta suara atau 71,41 persen. Ia berharap, perolehan suaranya di pilpres tahun depan melebihi angka tersebut.
"Pada 2014 silam, saya dan Pak JK dapatnya 70 persen, saya sangat bangga sekali. Di 2019, kami harapkan angka itu bisa lebih," ujar Jokowi di Celebes Convention Center, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/12).
Ia yakin dukungan rakyat Sulawesi Selatan akan mengalir lantaran ada dukungan dari dua tokoh kunci di provinsi angin mamiri itu, yakni Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan juga Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi juga berharap para pendukungnya bisa membantu meluruskan kabar-kabar hoaks yang selalu menerpa dirinya, salah satunya adalah isu keterkaitannya dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Jokowi menegaskan hal itu fitnah.
Untuk kesekian kalinya, ia mengklarifikasi bahwa PKI dibubarkan pada 1966 sementara ia sendiri lahir pada 1961, sehingga tidak mungkin anak usia balita menjadi kader PKI.
Di Makassar, Jokowi menghadiri silaturahmi akbar. Ketua Panitia Ramdhan Pomanto mengklaim acara ini dihadiri 10 ribu orang yang berasal dari perwakilan RT dan RW dari seluruh kecamatan yang berada di Kota Makassar.
Ramdhan, yang saat ini masih menjabat Wali Kota Makassar, mengatakan bahwa kabar hoaks memang terus menampar Jokowi. Namun, ia yakin kelompok usia pemilih di Makassar sudah terbilang cerdas dan tak mudah percaya kabar-kabar bohong.
Ramdhan kemudian menyebut Jokowi juga diterpa kabar hoaks mengenai perekonomian lesu. Padahal menurutnya, data-data makroekonomi di Makassar seluruhnya menunjukkan arah perbaikan. Pertumbuhan ekonomi tercatat 8,27 persen tahun lalu atau membaik dari tahun sebelumnya 5,9 persen.
"Inflasi kita di Makasar tahun lalu 4,48 persen dan tahun ini inflasi 2,3 persen. Artinya barang-barang murah. Harga barang kan naik turun, tapi kalau data inflasi seperti ini, artinya harga barang mahal tidak? Ini hoaks atau hoaks?" kata dia.