Terganggu Gelombang Tinggi Selat Sunda, Merak Kembali Normal

Antara, CNN Indonesia | Minggu, 23/12/2018 10:06 WIB
Terganggu Gelombang Tinggi Selat Sunda, Merak Kembali Normal Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak sempat terganggu karena gelombang tinggi di Selat Sunda. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktivitas penyeberanan di Pelabuhan Merak, Banten sempat terganggu gelombang tinggi yang menerjang Selat Sunda, Sabtu (22/3) malam. Gelombang tinggi diduga diakibatkan cuaca buruk dan fenomena bulan purnama. Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau juga diduga turut memicu gelombang tinggi dan tsunami di berbagai tempat.

"Semalem cuaca buruk memang sempat membuat aktivitas kapal tersendat sehingga penumpang kendaraan terpaksa harus menunggu di dermaga. Tapi pelayanan masih tetap berjalan," kata Humas Angkutan Sungai Dana dan Penyeberangan (ASDP) Pelabuhan Merak Fariz Rizki Roeswandim di Merak, Minggu (23/12).

Dilansir dari Antara, sejumlah penumpang juga mengungkapkan, kapal-kapal yang akan sandar di Pelabuhan Merak juga sempat bertahan di tengah laut. Pasalnya air di dermaga Pelabuhan Merak sempat surut sehingga menyulitkan kapal yang akan bersandar.

Rini, salah seorang penumpang yang melakukan perjalanan dari Bakauheni Lampung, setibanya di Pelabuhan Merak mengaku kapal yang ditumpanginya terpaksa harus menunggu hingga tiga jam, karena air surut dan badai yang sempat menerjang wilayah perairan sekitar pelabuhan.


"Tadi sebenarnya kapal sampai jam 22.30 WIB, tapi karena tadi harus nunggu lama kapa baru bisa sandar sekitar pukul 00.30 WIB. Itu karena airnya surut dan anginnya kencang banget," katanya.
(sur)