Informasi tersebut diperoleh dari pantauan koresponden CNN Indonesia TV Abdur Rahim yang melaporkan langsung dari sekitar lokasi.
Berdasarkan laporannya, hingga kini belum ada data pasti terkait jumlah korban meninggal dunia, luka-luka atau yang belum ditemukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, ia juga melaporkan bahwa satu-satunya rumah sakit yang digunakan untuk penanganan korban bencana hanya berpusat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar yang terletak beberapa kilometer dari lokasi kejadian. Tak ayal, kondisi itu pun membuat adanya penumpukan pasien di rumah sakit.
Lebih lanjut, ia melaporkan bahwa satu-satunya posko yang terdapat di lokasi hanyalah yang dibangun kementerian sosial. Posko itu terletak di desa yang terkena dampak parah yakni Desa Way Muli dan digunakan sebagai dapur umum.
Sejauh ini, menurut laporan Abdur, Kalianda terpantau kondusif dengan kerusakan parah terjadi di berapa desa, khususnya Lobuli dan pesisir pantai yang telah rata tanah.
Hingga tadi pagi, bantuan dari pemerintah atau instasi lainnya belum sampai baik berupa makanan juga tenda penginapan.
"Saat ini musim hujan kerap terjadi sehingga warga butuh tenda dan kain penghangat untuk melindungi dari cuaca dingin. Karena tak ada tenda, terpaksa menginap dan menumpang di rumah warga untuk sementara ini," ujarnya.
Sulitnya akses menuju lokasi disinyalir menjadi alasan bantuan tak kunjung sampai. Menurut pantauan Abdur, material yang cukup banyak dan padat memenuhi jalan-jalan sehingga butuh alat berat untuk menyingkirkan puing-puing.
Tonton juga video: 231 Korban Tsunami Dirawat di RS Bob Bazar Kalianda
[Gambas:Video CNN]
(agn/asa)