Gereja Immanuel Jakarta Usung Tema soal Pesta Demokrasi

CNN Indonesia | Selasa, 25/12/2018 09:01 WIB
Gereja Immanuel Jakarta Usung Tema soal Pesta Demokrasi Perayaan Natal di GPIB Immanuel, Gambir, Jakarta, Selasa (25/12). (CNN Indonesia/Priska Sari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perayaan Natal di Gereja Indonesia Protestan bagian Barat (GPIB) Immanuel, Gambir, Jakarta, mengusung tema 'Kasih yang Mempersatukan'. Tema ini merupakan upaya untuk mengedepankan keberagaman, termasuk dalam pemilihan umum tahun depan. 

"Bagaimana kita berbeda suku, tradisi, budaya tapi tetap satu. Bahkan kami juga mengusung tema-tema pemilihan pesta demokrasi," ujar Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Michiko Saren saat ditemui, Selasa (25/12). 
Michiko tak memungkiri banyak pilihan yang berbeda-beda dari pelaksanaan Pemilu 2019. Namun, ia berharap hal itu tak menimbulkan perpecahan di antara para jemaat. Michiko menekankan bahwa pihak gereja maupun jemaat GPIB Immanuel tetap mengedepankan kebersamaan. 

"Mungkin berbeda pilihan, tapi jangan bertengkar, mungkin tidak sama pandangan kita tapi tidak membuat kita terpecah-pecah," katanya. 


Menurut Michiko, siapa pun yang terpilih dalam pemilu mendatang akan tetap didukung karena berperan penting dalam kelangsungan bangsa Indonesia. 
"Siapa pun yang terpilih, yang kami pahami pemerintah adalah alat Tuhan juga. Jadi kami harus tetap dukung," ucap Michiko. 

Tema tersebut juga ditunjukkan dengan dekorasi pohon Natal yang terbuat dari bambu kemudian dililit menggunakan kain batik atau kain nusantara. Michiko mengatakan, pohon Natal itu menunjukkan bahwa meski beragam namun tetap satu Indonesia. 

Misa Natal di GPIB Immanuel sendiri akan digelar sebanyak empat kali. Misa terpagi digelar pukul 08.00 WIB dengan bahasa Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan misa berbahasa Belanda pukul 10.00 WIB, misa berbahasa Inggris pukul 17.00 WIB, dan misa terakhir dengan bahasa Indonesia pada pukul 18.30 WIB. 
Dari pantauan CNNIndonesia.com, jumlah jemaat yang mengikuti misa pagi ini tak terlalu banyak. Ruang dalam gereja masih mampu menampung sejumlah jemaat.

Michiko mengatakan, jumlah jemaat yang mengikuti misa pagi ini memang lebih sedikit ketimbang misa semalam. Ia memperkirakan hanya ratusan jemaat yang mengikuti misa pagi. 

"Kalau kemarin bisa sampai 1.000-an. Untuk hari ini sedikit berkurang dibanding tadi malam," ucapnya. 
Gereja Immanuel Jakarta Usung Tema soal Pesta DemokrasiPerayaan Natal di GPIB Immanuel, Gambir, Jakarta, Selasa (25/12). (CNN Indonesia/Priska Sari)

Sementara itu, puluhan personel polisi terlihat mengamankan lokasi gereja. Sejumlah anggota Brimob dengan pakaian lengkap bersenjata juga berjaga di pintu masuk gerbang. Di halaman gereja juga terdapat pos pelayanan terpadu. Selain polisi, terdapat petugas internal gereja dan anggota TNI yang ikut mengamankan. (psp/dea)