Cuitan SBY di Awal 2019: Batasi Tenaga Kerja Asing

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 01/01/2019 11:41 WIB
Cuitan SBY di Awal 2019: Batasi Tenaga Kerja Asing Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memaparkan 14 prioritas yang akan diperjuangkan dalam Pilpres 2019. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan bahwa telah merumuskan 14 prioritas Demokrat untuk rakyat bila menang dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019. Rumusan 14 prioritas itu diserap dari pertemuan dan dialog bersama rakyat di ratusan kabupaten dan kota dalam dua tahun terakhir.

SBY menyampaikan 14 prioritas Demokrat untuk rakyat itu dalam akun twitter pribadinya, @SBYudhoyono yang diposting pada Selasa (1/1). Rentetan kicauan Presiden RI ke-6 itu disertai dengan inisial *SBY*.

SBY menyampaikan bahwa prioritas pertama partai berlambang bintang mercy itu adalah menciptakan lebih banyak lapangan kerja, termasuk untuk kaum milenial dan perempuan, serta batasi tenaga kerja asing.


"Prioritas 1: Ciptakan lebih banyak LAPANGAN KERJA, termasuk utk MILENIAL & PEREMPUAN, serta batasi Tenaga Kerja ASING *SBY*", tulis @SBYudhoyono.

SBY menyebut prioritas kedua pihaknya adalah mengelola keuangan dan tingkatkan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan mengutamakan golongan kurang mampu.

Prioritas ketiga yakni memberikan subsidi listrik untuk golongan kurang mampu dan menyediakan secara cukup Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium.

Kemudian prioritas keempat mempertahankan subsidi pupuk untuk petani, prioritas kelima setop impor pangan ketika musim panen.

"Prioritas 6: Tingkatkan gaji pegawai, termasuk guru, TNI & Polri dan pensiunan, agar memiliki daya beli yang baik," kata SBY.

Selanjutnya prioritas ketujuh adalah melonggarkan pajak, termasuk pada dunia usaha agar bisa tumbuh baik dan bisa meningkatkan upah buruh.



Prioritas kedelapan membantu dan melindungi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk pedagang kecil dan angkutan kota.

Setelah itu prioritas sembilan, angkat secara bertahap guru dan pegawai honorer serta meningkatkan kesejahteraan perangkat desa.

"Prioritas 10: Kontrol & batasi UTANG PEMERINTAH & BUMN agar tak bebani Anak Cucu *SBY*," ujar SBY.

SBY menyebut prioritas ke-11 adalah melanjutkan pembangunan infrastruktur, termasuk infrastruktur pedesaan, sesuai kemampuan keuangan negara.

Prioritas ke-12, memberikan perlindungan hukum kepada rakyat secara adil dan jamin kebebasan berbicara termasuk kemerdekaan pers.



Kemudian prioritas ke-13, menjaga kebhinekaan dan kerukunan antar-identitas, suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA) serta mencegah perpecahan bangsa.

Terakhir prioritas ke-14, melanjutkan dan meningkatkan program pro rakyat SBY, seperti Dana BOS, Bidik Misi, BPJS, bantuan lansia, disabilitas dan bencana, PKH, beras untuk keluarga miskin, BLT/BLSM, KUR, PNPM dan lainnya untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial.

"Itulah 14 PRIORITAS DEMOKRAT yang akan diperjuangkan PD, agar ke depan Indonesia kita makin damai, adil, demokratis & sejahtera *SBY*," kata dia. (fra/mik)