Anies Antar Bantuan PNS DKI Rp4,4 M untuk Korban Gempa Lombok

CNN Indonesia | Jumat, 04/01/2019 12:37 WIB
Anies Antar Bantuan PNS DKI Rp4,4 M untuk Korban Gempa Lombok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia TV).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan lawatan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, sejak Jumat (3/1) malam. Anies mengantarkan bantuan untuk para korban gempa Lombok.

Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri DKI Jakarta Muhammad Mawardi mengatakan salah satu bantuan yang diantar Anies adalah sumbangan dari para PNS di Pemprov DKI Jakarta.

"Sumbangan PNS DKI Jakarta untuk Lombok Utara Rp4,4 miliar untuk bangun SMP 2 Tanjung dan fasilitas," kata Mawardi kepada wartawan, Jumat (4/1).


Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut juga membawa bantuan untuk membangun enam belas sekolah.

Uang senilai Rp19,2 miliar dikucurkan DKI untuk membangun sekolah dari tingkat taman kanak-kanak hingha sekolah menengah pertama di Lombok Utara.

DKI juga menyisihkan Rp10 miliar dari anggaran penerimaan dan belanja daerah (APBD) 2018 untuk membangun sanitasi lingkungan, rehabilitasi fasilitas pendidikan, dan normalisasi jaringan air.

Anies dikabarkan akan melakukan kunjungan dinas tersebut hingga akhir pekan ini. Dalam akun Instagram resmi, Anies mengabarkan telah memulai aktivitas di Lombok Utara.

"Penyerahan bantuan Pemprov @dkijakarta untuk rehabilitasi pasca-gempa, pembangunan sekolah, sanitasi, dan jaringan air bersih di Lombok," tulis Anies di Instagram Story @aniesbaswedan, Jumat (4/1).

Sebelumnya, Lombok diguncang serangkaian gempa pada medio 2018. Dimulai dengan guncangan pada 29 Juli dengan kekuatan 6,4 SR. Lalu disusul gempa 7 SR seminggu setelahnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kerugian akibat gempa Lombok ditaksir mencapai Rp12,15 triliun mencakup kerusakan bangunan sebesar Rp10,15 triliun dan kerugian ekonomi sebesar Rp2 triliun.

Korban meninggal dunia tercatat ada 567 orang, sedangkan 1.584 orang mengalami luka-luka. (dhf/osc)