"Ini sebagai tujuan kita mengurangi bencana, maka sejak sekarang kita siapkan. Kawasan di zona merah Selat Sunda ini sudah harus mempersiapkan diri dari sekarang," kata dia, saat berkunjung di Pantai Binuangeun, Pandeglang, Banten pada Sabtu (12/1), dalam keterangan tertulisnya.
"Untuk melakukan penanaman pohon, perawatan, dan menjadi kokoh, sehingga mungkin 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun yang akan datang terjadi lagi peristiwa seperti ini [tsunami], masyarakat dapat terlindungi dan korban seminim mungkin," ujar Doni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut penanaman pohon nantinya diserahkan kepada pemerintah kabupaten setempat, termasuk melibatkan dinas kehutanan provinsi. Penanaman nantinya memperhatikan juga berapa panjang pantai.
Menurutnya, sosialisasi harus terus diberikan ke semua lapisan masyarakat oleh semua komponen, termasuk para ulama, serta latihan yang menyentuh hingga tingkat rukun warga (RW) yang berada di kawasan zona merah.
Berdasarkan data BNPB, kawasan Pantai Binuangeun pernah terdampak tsunami pada 300, 1.700, dan 3.000 tahun lalu.
Abdul mengatakan bahwa karakter tsunami di kawasan ini membawa koral hingga 10 ton ke darat. Oleh karena itu, pohon-pohon dengan diameter besar dapat menahan laju koral tersebut.
(arh)