Siapkan HUT Muslimat NU, Khofifah dan Yenny Wahid Temui Anies

CNN Indonesia | Rabu, 16/01/2019 15:08 WIB
Siapkan HUT Muslimat NU, Khofifah dan Yenny Wahid Temui Anies Khofifah dan Yenny Wahid bertemu Anies Baswedan di Balai Kota. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua PP Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Panitia Hari Lahir Muslimat NU Yenny Wahid menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/1).

Anies menyampaikan kedatangan keduanya tersebut dalam rangka menyampaikan rencana kegiatan perayaan Harlah Muslimat NU ke-73 yang akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (27/1) mendatang.

"Jadi tadi pembicaraannya seputar rencana kegiatan dan bagaimana Pemprov bisa membantu," kata Anies.


Sementara itu, Khofifah menyampaikan dalam pelaksanaan perayaan Harla Muslimat NU tersebut memang perlu melakukan koordinasi dengan pihak Pemprov DKI.

Koordinasi itu, kata Khofifah terkait dengan banyak hal, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga penyediaan kantong parkir.

Khofifah menjelaskan nantinya para peserta direncanakan akan mulai mendatangi GBK pada Sabtu (26/1) malam. Diperkirakan akan ada sekitar 100 ribu peserta.

Rencananya, acara akan dimulai dengan salat tahajud bersama sekitar pukul 02.30 lalu kemudian dilanjutkan dengan salat subuh.

"Kemudian khotmil quran dan insyaallah acara dimulai jam 7 pagi, jam 09.30 insyaallah sudah selesai," ujar Khofifah.

Khofifah menuturkan selesai acara di GBK, nantinya para peserta akan melanjutkan ke berbagai kegiatan lainnya. Menurutnya, akan ada peserta yang berkunjung ke kawasan Tanah Abang, kawasan Monas, melakukan ziarah ke makam Luar Batang, dan sebagainya.

"Maka komunikasi dan koordinasi dengan Pemprov DKI menjadi penting supaya nanti tidak menghambat lalu lintas," ucapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Harla Muslimat NU Yenny Wahid menyampaikan acara tersebut terbuka untuk umum. Karenanya, sambung Yenny, siapa saja yang ingin ikut berdoa bagi keselamatan banga boleh dipersilahkan untuk hadir.

"Silakan, boleh bergabung, mungkin ini pengalaman spiritual yang berbeda karena tahajud secara bersama-sama massal, salat Subuh bersama-sama dan bergabung dengan ibu-ibu dari Muslimat NU, insyaallah akan khusyuk sekali," tutur Yenny. (dis/sur)