Ratusan PKL Tanah Abang Bentrok dengan Satpol PP
Antara | CNN Indonesia
Kamis, 17 Jan 2019 15:53 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan pedagang kaki lima (PKL) Pasar Tanah Abang bentrok dengan petugas Satuan Pamong Praja (Satpol PP), Kamis (17/1). Bentrok terjadi saat penertiban di sepanjang Jalan Jatibaru kolong Jembatan Penyebrangan Multiguna dan Pasar Blok G Tanah Abang Jakarta Pusat.
Pedagang tak terima dengan penertiban tersebut dan melempari petugas Satpol PP. Dilansir dari Antara, padagang juga memaksa truk yang mengangkut beberapa barang dagangan itu mundur ke arah Blok A Pasar Tanah Abang.
Camat Tanah Abang Dedi Arif Darsono menyebutkan penertiban Satpol PP merupakan kegiatan rutin yang melibatkan PKL dan Satpol PP. Namun ia menyesalkan adanya provokator saat penertiban berlangsung.
"Provokator-provokator sedang kami cari bersama polisi," ujar Dedi.
Dedi mengatakan penertiban dilakukan karena pedagang kaki lima memaksakan berjualan di trotoar. Padahal plang larangan kegiatan berdagang di trotoar sudah dipasang.
Petugas kepolisian dikerahkan untuk membantu mengamankan sejumlah tempat, mulai Stasiun Tanah Abang hingga Blok G.
Sementara itu Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat menangkap tiga yang diduga jadi provokator kericuhan.
Kapolsek Metro Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono mengatakan pedagang menuntut agar dapat berjualan di trotoar. Karena itu saat akan ditertibkan mereka melawan.
"Tidak ada korban luka dalam kejadian itu. Kondisi di sana telah kondusif," ujar dia. (sur)
Pedagang tak terima dengan penertiban tersebut dan melempari petugas Satpol PP. Dilansir dari Antara, padagang juga memaksa truk yang mengangkut beberapa barang dagangan itu mundur ke arah Blok A Pasar Tanah Abang.
Camat Tanah Abang Dedi Arif Darsono menyebutkan penertiban Satpol PP merupakan kegiatan rutin yang melibatkan PKL dan Satpol PP. Namun ia menyesalkan adanya provokator saat penertiban berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi mengatakan penertiban dilakukan karena pedagang kaki lima memaksakan berjualan di trotoar. Padahal plang larangan kegiatan berdagang di trotoar sudah dipasang.
Petugas kepolisian dikerahkan untuk membantu mengamankan sejumlah tempat, mulai Stasiun Tanah Abang hingga Blok G.
Kapolsek Metro Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono mengatakan pedagang menuntut agar dapat berjualan di trotoar. Karena itu saat akan ditertibkan mereka melawan.
"Tidak ada korban luka dalam kejadian itu. Kondisi di sana telah kondusif," ujar dia. (sur)