Yusril: Dukungan Majelis Syuro ke Prabowo Bukan Keputusan PBB

CNN Indonesia | Jumat, 18/01/2019 18:06 WIB
Yusril: Dukungan Majelis Syuro ke Prabowo Bukan Keputusan PBB Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Majelis Syuro PBB bukan merupakan keputusan partai.

Pernyataan Yusril ini menanggapi rekomendasi Majelis Syuro kepada Dewan Pimpinan Pusat PBB untuk mengikuti keputusan Ijtimak Ulama yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Jadi Majelis Syuro itu memberikan pertimbangan dan nasihat kepada DPP, pertimbangan dan nasihatnya itu ya seperti itu, bukan merupakan rekomendasi, apalagi sebuah keputusan jadi dalam PBB," ujar Yusril di LP Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/1).


Ia membandingkan peran Majelis Syuro di PBB tidak seperti peran Rais Aam di Pengurus Besar Nadlatul Ulama. Menurut dia, kedudukan Rais Aam adalah untuk menelurkan keputusan terkait NU, sementara peran Majelis Syuro PBB hanya sebatas memberikan pertimbangan dan nasihat kepada pengurus partai.

"Pertimbangan dan nasehat masih harus ditimbang-timbang lagi oleh dewan pimpinan pusat," ucap Yusril.

"Pak Kaban (Ketua Majelis Syuro PBB MS Kaban) tahu bahwa ini aja dalam konteks ada pandangan, ada pendapat, ada nasihat Majelis Syuro seperti itu, tapi ya apapun keputusan itu DPP," ucap Yusril.

Lebih lanjut, terkait arah dukungan di Pilpres 2019, PBB akan menentukan sikapnya di rapat yang dilaksanakan pada 27 Januari 2018 mendatang. Yusril enggan membocorkan mengenai arah dukungan partainya itu.

Namun, ia memastikan, partainya tidak akan bersikap netral seperti yang dilakukan PBB pada Pemilihan Umum 2014 lalu.

"Rapat nanti akan menghubungkan dukungan dalam pemilihan pilpres dan memang PBB tidak mungkin akan netral, nanti seperti apa, akan diumumkan pada tanggal 27, jangan sekarang," ujar dia.

Sebelumnya Ketua Majelis Syuro PBB, MS Kaban menyatakan Majelis Syuro merekomendasikan PBB untuk mengikuti hasil Ijtimak Ulama, yakni mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019. (sah/osc)