Anies Minta Korban Kebakaran Aktif Urus Dokumen yang Rusak

CNN Indonesia | Selasa, 22/01/2019 22:03 WIB
Anies Minta Korban Kebakaran Aktif Urus Dokumen yang Rusak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta korban kebakaran di Tomang, Jakarta Barat untuk proaktif mengurus dokumen-dokumen yang hilang maupun rusak akibat kebakaran tersebut.

Diketahui ratusan rumah maupun bangunan hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (21/1) kemarin.

"Kita harapkan warga juga proaktif, dalam suasana seperti ini, banyak dokumen, surat-surat yang hilang," kata Anies usai meninjau lokasi kebakaran, Selasa (22/1) malam.


Untuk membantu warga, Anies menyebut Pemprov DKI telah membangun pos terpadu pengurusan dokumen di dekat lokasi kebakaran. Pos dibuat dengan tujuan mempermudah warga mengurus dokumen.

"Sudah disiapkan pos terpadu untuk mereka mengurus, tidak perlu menunggu nanti ke kelurahan," ujarnya.

Menurut Anies saat ini baru sekitar 40 warga yang datang ke posko untuk mengurus berbagai dokumen yang hilang maupun rusak.

Nantinya, kata Anies, petugas dari Pemprov DKI juga akan menjemput bola agar warga bisa segera mengurus dokumen-dokumen tersebut.

"Petugas kita akan berkeliling memastikan bahwa semua dokumen akan segera bisa diberikan, karena itu yang bisa membuka pengurusan macam-macam," tuturnya.

Selain itu, sambung Anies, Pemprov DKI juga menyiapkan tiga posko kesehatan dan menyiagakan petugas selama 24 jam.

"Semuanya bekerja 24 jam serta akan mendatangi, mengecek rumah-rumah, pos-pos yang disitu ada warga yang rentan baik orang tua maupun anak-anak," ucap Anies.

Untuk informasi, kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di wilayah Tomang, Jakarta Barat, Senin (21/1).

Kebakaran diduga kuat berasal dari ledakan tabung gas 40 kilogram (kg) milik seorang pedagang rumah makan.

Tabung gas yang sedang digunakan untuk memasak tersebut meledak hingga api cepat menjalar ke rumah-rumah sebelah sumber api.

Kebakaran itu menghanguskan 156 bangunan di tiga RW. Kebakaran itu juga membuat 234 KK atau 1.251 jiwa mengungsi karena tempat tinggal mereka ludes dilalap si jago merah. (dis/osc)