Ahok Bebas, Rumah di Pluit Dijaga Lima Polisi

CNN Indonesia | Kamis, 24/01/2019 12:58 WIB
Ahok Bebas, Rumah di Pluit Dijaga Lima Polisi Rumah Ahok di kawasan Pluit, Jakarta Utara. (Foto: Dok. Polisi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Kepolisian Sektor Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengatakan polisi menerjunkan sejumlah personel untuk mengamankan rumah mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama  alias Ahok di Komplek Mutiara Pluit, Jakarta Utara.

"Ada 5 orang (anggota kepolisian)," ujar Rachmat saat dikonfirmasi pewarta, Kamis (24/1).

Rachmat mengatakan polisi sudah sejak pagi tadi mengamankan kediaman Ahok. Pengamanan tersebut atas inisiatif kepolisian.


"Iya tetap dijaga sampai sore. Inisiatif kita aja mas ya," ujarnya.

Rachmat menuturkan Ahok dikabarkan tidak pulang ke rumahnya di Komplek Mutiara Pluit, Jakarta Utara itu. Ia mengaku tidak tahu ke mana Ahok akan pergi setelah bebas.

"Informasi yang saya dapat enggak yang di sini, makanya enggak ada perintah langsung untuk ngepam," ucap dia.

Ia menuturkan rumah tersebut saat ini ditempati oleh mantan istri Ahok, Veronica Tan dan anaknya. Ia mengaku belum mendapat laporan mengenai kondisi di dalam rumah Ahok saat ini.

"Belum tahu sih mas katanya sekarang ditempati mantan istrinya sama anaknya. Karena pos polisi jaga di situ, kan," ujarnya.

Pendukung Ahok yang mendatangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (24/1). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Ahok pada hari ini resmi bebas dari rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ahok keluar sekitar pukul 07.00 WIB dijemput oleh sejumlah orang termasuk putra sulungnya, Nicholas Sean. 

Momen kebebasannya sudah dinanti oleh para Ahoker, sapaan bagi para pendukungnya. Ahoker sudah menunggu di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, bahkan sejak Rabu (23/1) malam.

Namun, para Ahoker gagal bertemu Ahok secara langsung karena yang bersangkutan bebas tanpa diketahui pendukungnya maupun awak media yang sudah menunggu. (sah/wis)