Namun demikian, Rocky diminta jujur soal salah kaprah pemikirannya terkait definisi itu di depan publik.
Hal ini dikatakan dalam diskusi publik bertajuk 'Menolak Pembusukan Filsafat' yang diselenggarakan oleh Komunitas Pegiat Filsafat, Lingkaran Jakarta dan ForGes, di Jakarta, Rabu (13/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyarankan perdebatan soal perkataan Rocky dibawa ke ruang publik, seperti yang dilakukan forum filsafat ini. Tujuannya, Rocky bisa menjelaskan itu secara terbuka.
Permadi Arya alias Abu Janda melaporkan ucapan Rocky Gerung 'kitab suci fiksi' ke kepolisian. (CNN Indonesia/LB Ciputri Hutabarat) |
Selain itu, imbuh dia, maraknya pelaporan kasus yang disebabkan oleh ujaran ini akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Sebab, setiap orang bisa merasa tersinggung dan mengadukan ucapan orang lain ke kepolisian.
"Kalau kemudian saling memidanakan, yang saya khawatir nanti masyarakat kita menjadi gaduh, chaos, dan rancu," tambahnya.
Menurutnya, konsep 'kitab suci fiksi' yang dipaparkan Rocky itu salah kaprah dan merupakan pendangkalan.
"Persoalannya Rocky berbicara di ruang publik. Di talk show. Dimana itu separuh talk dan separuh show. Jadi ada show off-nya dan publik semua jutaan orang melihat. Jutaan orang salah paham, tersesatkan, terselewengkan akal sehatnya," kata Donny.
Basuki T Purnama alias Ahok pernah dijerat dengan pasal penodaan agama, pasal yang sama yang dikenakan dalam laporan terhadap Rocky Gerung. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo) |
Omong Doang
Pengajar di Sekolah Tinggi FIlsafat Driyarkara A Setyo Wibowo mengatakan diskusi tentang 'kitab suci fiksi' harus disertai dengan data dan penjelasan dari pihak yang kompeten. Bukan cuma bicara yang "bukan ilmu" untuk berargumen.
Pasalnya, kata Setyo, kitab suci memiliki kalangan yang mempelajarinya secara khusus, demikian juga fiksi, yang dipelajari di kalangan yang bergulat dengan sastra.
"Filsafat bisa jatuh menjadi 'omong doang' bila menolak berdiskusi dengan data, dengan orang-orang yang tahu tentang bidang tertentu," ucapnya.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
Rocky sendiri sudah menjelaskan makna 'kitab suci fiksi' itu dan menganggap pelapor gagal paham.
"Rupanya si pelapor itu gagal paham beda antara fiksi dan fiktif, padahal fiksi berkali-kali saya terangkan bahwa fiksi adalah suatu energi untuk mengaktifkan imajinasi dan itu penting, dan baik. Beda dengan fiktif yang cenderung mengada-ada. Itu intinya," kata Rocky usai diperiksa Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat (1/2) malam.
Fiktif sendiri berarti bersifat fiksi; hanya terdapat dalam khayalan.
(ani/arh)
Permadi Arya alias Abu Janda melaporkan ucapan Rocky Gerung 'kitab suci fiksi' ke kepolisian. (
Basuki T Purnama alias Ahok pernah dijerat dengan pasal penodaan agama, pasal yang sama yang dikenakan dalam laporan terhadap Rocky Gerung. (
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi