Ma'ruf Doakan Ani Yudhoyono: Mudah-Mudahan Diberi Kesehatan

CNN Indonesia | Kamis, 14/02/2019 10:10 WIB
Ma'ruf Doakan Ani Yudhoyono: Mudah-Mudahan Diberi Kesehatan Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mendoakan agar Ani Yudhoyono diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas kembali. Dia juga berharap keluarga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sabar dan tabah dalam merawat Ani Yudhoyono

"Yang penting saya berdoa untuk beliau mudah-mudahan diberi kesehatan ya. Mudah-mudahan juga SBY diberi ketabahan, kesabaran dalam menerima musibah itu," kata Ma'ruf dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/2).

Ani Yudhoyono dirawat di National University Hospital sejak awal Februari 2019. Ani menderita kanker darah dan harus mendapatkan perawatan intensif.
Ma'ruf juga menyatakan keinginannya untuk menjenguk Ani Yudhoyono dalam waktu dekat. Ma'ruf pernah mengisi posisi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) untuk bidang urusan agama di era pemerintahan SBY.


Ia mengatakan akan menyesuaikan waktu untuk membesuk Ani Yudhoyono.

"Kita lihat waktunya," ujar Ma'ruf.
Menurut Ma'ruf, pemerintah Presiden Joko Widodo telah memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan Ani Yudhoyono yang dirawat akibat sakit kanker darah dengan mengirim dokter kepresidenan.

"Saya kira pemerintah juga sudah punya perhatian, apalagi beliau mantan Ibu Negara. Saya kira sebagai bangsa kita harus menghormati orang yang pernah tentu berjasa di republik ini," katanya.

Presiden Jokowi telah mengutus Kepala RSPAD Gatot Soebroto Terawan Agus Putranto untuk membantu perawatan Ani Yudhoyono di Singapura.

Mantan Rais Aam PBNU itu mengatakan langkah Jokowi sudah tepat. Sebab, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden RI, negara menanggung biaya perawatan kesehatan bekas presiden dan wakil presiden serta keluarganya.

"Saya kira itu, dan pemerintah sudah membantu untuk juga memperhatikan pengobatan beliau," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (rzr)