Strategi Perang Total Diterapkan Kubu Jokowi di Zona 'Merah'

CNN Indonesia | Kamis, 14/02/2019 19:22 WIB
Strategi Perang Total Diterapkan Kubu Jokowi di Zona 'Merah' Strategi perang total digunakan di daerah-daerah yang gagal dimenangkan Jokowi pada Pilpres 2014 dan wilayah yang memberikan kemenangan tipis. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani mengatakan pihaknnya akan menggunakan strategi perang total di daerah-daerah yang gagal dimenangkan Jokowi saat berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) di Pilpres 2014 silam.

Selain itu, kata Arsul, strategi ini juga akan dipakai di daerah yang hanya memberikan kemenangan tipis bagi Jokowi.

"[Dipakai] di daerah di mana terutama Jokowi-Jk dulu kalah. Kemudian yang kedua di daerah kalau pun Jokowi-JK dulu menang itu tingkat selisih kemenangannya tidak banyak," kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (14/2).



Dia pun menjelaskan perang total adalah mengerahkan tim kampanye dan semua kekuatan yang ada di daerah-daerah dengan target yang jelas dan konkret.

Sekjen PPP itu mencontohkan, seorang calon anggota legislatif (caleg) dari partai pendukung akan ditargetkan mendatangi beberapa rumah dalam satu hari.

Perang total ini akan memanfaatkan tenaga tim kampanye yang ada di daerah-daerah.

Arsul menambahkan strategi ini menekankan agar seluruh elemen tim kampanye Jokowi-Ma'ruf bekerja keras di sisa masa kampanye Pilpres 2019.


"Itu untuk kita bisa kerja total dan kerja keras. Tak berleha-leha lagi itu maknanya di situ," ucap Arsul.

Sebelumnya, Ketua Harian TKN Moeldoko mengaku pihaknya sudah mengetahui center of gravity pasangan Prabowo-Sandi untuk menerapkan strategi tersebut.

"Jadi saat ini kita menuju pada sebuah istilah yang kami namakan perang total. Di mana hal-hal perlu kami kenali adalah kami menentukan center of gravity dari sebuah pertempuran," ujar Moeldoko jelang rapat pleno TKN di Gedung HighEnd, Jakarta, Rabu (13/2) malam.

Pada pemilu 2014 lalu, perolehan suara Jokowi kalah unggul dari Prabowo Subianto di beberapa daerah, seperti Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Banten, NTB, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Maluku, serta Maluku Utara.

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengungkapkan strategi yang akan ditempuh agar Jokowi mendapatkan perolehan suara lebih baik di pemilu 2019. Ma'ruf akan memanfaatkan potensi dari setiap daerah.

(mts/pmg)