Ma'ruf Amin Sindir Ahmad Dhani: Dia Tahu Apa Tentang NU?

CNN Indonesia | Kamis, 21/02/2019 19:56 WIB
Ma'ruf Amin Sindir Ahmad Dhani: Dia Tahu Apa Tentang NU? Ma'ruf Amin mempertanyakan kapasitas Ahmad Dhani mengklasifikasikan warga NU ke dalam beberapa kategori. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ma'ruf Amin menyindir politikus Gerindra, Ahmad Dhani, yang tengah menghadapi kasus hukum di Surabaya.

Sebelumnya, Dhani yang ditahan sementara di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo menulis surat di dalam tahanan berisi klasifikasi warga atau kader NU dalam beberapa kategori. Namun, Ma'ruf menilai Dhani tidak mengetahui tentang apapun soal NU.

"Oh, dia tahu apa tentang NU? Dia kan enggak paham NU," kata Ma'ruf Amin di sela kegiatannya bersilaturahmi dengan pengurus NU se-Sulawesi Selatan, di Makassar, Kamis (21/2).


Pria yang turut dalam kontestasi Pilpres 2019 sebagai cawapres nomor urut 01 tersebut menyindir soal kaitan Dhani dengan NU.

"Kapan dia jadi NU. Kader NU berapa hari dia? NU ini sudah 93 tahun," ujar Ma'ruf.

"Dia pernah di kader enggak, pernah ikut jadi kader NU nggak," sambung Mustasyar PBNU tersebut.


Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat itu lalu menekankan bahwa NU tidak sekadar organisasi melainkan juga meliputi akidah, cara berpikir, amaliyah, dan gerakan.

Dhani sebelumnya menulis sebuah surat yang isinya mengklasifikasikan NU dalam beberapa kategori. Surat yang ditulis Dhani di dalam Rutan Medaeng itu dibawa Pengasuh Pondok Pesantren Al Farros, Gus Irfan Yusuf. Irfan lalu memperlihatkannya kepada wartawan saat Dhani menjalani sidang keempatnya, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (19/2).

Dalam surat itu, pentolan Gerakan #2019GantiPresiden tersebut menyampaikan sejumlah poin terkait isu politik yang kini tengah menerpa NU dan dirinya secara pribadi.

"Jika NU adalah Islam Nusantara, saya bukan dari ini. Jika NU harus jadi pendukung Jokowi, apalagi ini saya pasti bukan bagian dari ini. Jika NU adalah mereka yang menganggap kelompoknya yang paling benar, obviously not my kinda group," bunyi surat tersebut.

Lebih lanjut, dalam surat itu, Dhani mengatakan jika NU adalah mereka yang tidak belajar dari sejarah masa lalu, maka jelas ia menyebut bahwa itu bukan golongan dirinya.

Dhani pun mengklaim bahwa ia adalah nahdliyin (warga NU) yang berpegang teguh dan mengikuti ajaran sang pendiri NU, Hadratussyekh Hasyim Asy'ari dan cucunya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dia menyebut dirinya bukan NU yang ada kini.

"Saya NU pengikut Hadratussyekh Hasyim Asy'ari, Saya NU Gusdurian, 100 persen Islam saya Islamnya Gus Dur. Dari dulu hingga sekarang," tulis Dhani.


[Gambas:Video CNN] (Antara/kid)