Tim Jokowi Belum Bisa Taklukkan Basis Suara SBY di Pacitan

CNN Indonesia | Jumat, 22/02/2019 18:28 WIB
Tim Jokowi Belum Bisa Taklukkan Basis Suara SBY di Pacitan Tim kampanye Jokowi di Jawa Timur mencatat enam daerah berdasar survei belum dikuasai, antara lain Situbondo, Bondowoso, Madura, dan markas SBY di Pacitan. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur, Joko Widodo - KH Ma'ruf mengklaim pihaknya telah merebut sejumlah daerah basis lawan yang selama ini disebut sebagai lumbung suara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Beberapa daerah itu tersebar di wilayah Mataraman, Tapal Kuda, dan Madura.

Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengatakan, hal itu berdasarkan survei internal Jokowi-Ma'ruf.

"Saya rasa, semuanya sudah kita sentuh," kata Machfud di Posko Pemenangan TKD Jatim, di Surabaya, Jumat (22/2).


Kendati demikian, ia menuturkan, berdasarkan survei, tinggal enam kabupaten/kota saja yang belum dikuasai, dari 38 kabupaten/kota yang ada di Jatim.
Enam kabupaten/kota itu, di antaranya adalah Situbondo, Bondowoso, beberapa wilayah di Madura, juga Pacitan yang menjadi basis pendukung Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Tinggal markasnya Pak SBY, Pacitan, Situbondo, Bondowoso, dan Madura sedikit. Sedikit itu Pamekasan dan Sumenep," kata mantan Kapolda Jatim itu.

Pada Pemilihan Presiden 2014 silam, Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla unggul atas Prabowo-Hatta Rajasa di 24 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sedangkan Prabowo-Hatta unggul di 14 Kabupaten/Kota.

Dengan waktu yang tersisa ini, Machfud pun bakal instruksikan kepada jajarannya, untuk makin gencar melakukan sosialisasi paslon 01, di enam daerah tersebut.

Lebih lanjut, Machfud bakal memaksimalkan langkah gerak pemenangannya di sana. Mulai dari di daerah pinggiran hutan, pesisir pantau, yang selama ini belum terjamah.

"Kita memperbanyak turun ke kawasan yang selama ini jarang tersentuh, harus kita sentuh, di pinggiran pantai, di pinggiran hutan, kita akan turun semuanya," katanya.
Selain itu, Machfud juga bakal mengoptimalkan peran bupati/wali kota, yang tergabung dalam TKD Jokowi-Ma'ruf. Ia yakin bupati/wali kota punya pemgaruh besar.

"Saya punya keyakinan, bupati/wali kota punya pengaruh terhadap perolehan suara. Kekuatan bupati sangat mendominasi. Itu memang budaya di Indonesia," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (frd/ugo)