"Imajinasi orang boleh-boleh saja, ya. Kita tidak bisa mengarang pikiran orang," kata Anies membalas tudingan Prasetio di Silang Monas Jakarta, Rabu (27/2).
Anies menegaskan sebagai Gubernur dirinya berhak merotasi pejabat setelah enam bulan menjabat. Kini, Anies sudah menjabat sebagai Gubernur DKI di hitungan jalan dua tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prasetio tidak menjelaskan muatan politik dalam kebijakan rotasi Anies itu. Dia hanya menyebut ada banyak lurah dan camat sudah bekerja dengan baik. Terlebih rotasi dilakukan jelang perhelatan pemilu 2019.
Prasetio menyatakan sudah mendata lurah atau camat yang didemosi. Namun ia enggan mendetail lebih jauh demosi lurah dan camat mana saja yang berbau politis.
"Saya sudah merekam jejak itu, itu kan enggak baik buat pemerintahan daerah. Akhirnya pemerintahan daerah melihat orang yang baik dicopot diganti karena like and dislike," kata dia. (ctr/wis)