Mulai Kerumuni KPU, Massa Aksi Apel FUI Janji Tidak Kampanye

CNN Indonesia | Jumat, 01/03/2019 14:28 WIB
Mulai Kerumuni KPU, Massa Aksi Apel FUI Janji Tidak Kampanye Massa dari Forum Umat Islam (FUI) di area depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta Pusat, 1 Maret 2019. (CNN Indonesia/LB Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Massa aksi Apel Siaga Forum Umat Islam (FUI) mulai mendatangi area Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di kawasan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Pantauan CNNIndonesia.com, Jumat siang (1/3) di lapangan, massa mayoritas berbusana putih berkumpul di depan kantor pusat penyelenggara pemilu tersebut.

Sebagian dari mereka terlihat menggunakan atribut Front Pembela Islam (FPI). Polisi juga sudah terlihat bersiap dan memasang pagar betis yang menuju arah KPU.


Steering Commite FUI Ustaz Bernard Abdul Jabar menyatakan pihaknya datang sambil berjalan kaki dari Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat.

"Sudah dari Masjid Sunda Kelapa long march dari masjid ke sini. Ya ada sekitar 1.000-an," kata Bernard di KPU RI, Jakarta, Jumat (1/3).


Dalam aksi kali ini, Bernard mengatakan, FUI membawa semangat pemilu yang damai. Kata Bernard, aksi tersebut dilakukan setelah pihaknya melihat banyak perseteruan antarmasyarakat jelang Pemilu 2019.

"Kami menyerukan pemilu damai, pemilu jujur dan adil supaya negeri ini kondusif tidak terjadi bertolak. Perbedaan pikiran dan pilihan agar tidak jadi penghalang," ujar pria yang juga pernah menjadi Ketua Panitia Reuni Akbar 212 pada 2018 silam.

Secara detail, Bernard mengatakan aksi kali ini tidak menjurus ke kampanye. Dia juga mengatakan tidak ada niat untuk mengintimidasi KPU selaku penyelenggara pemilu dalam aksi ini.

"Tidak ada intimidasi dengan KPU, enggak ada. Cuma kita berkewajiban sebagai umat Islam khususnya menjadikan pemilu damai dan lancar," katanya.

Bernard menegaskan baik pendukung paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin maupun pendukung paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno harus bisa bersikap lebih bijaksana dan adil.

Bernard berpesan agar dua massa bisa sama-sama menyuarakan aspirasinya dengan damai.

"Agar 02 dan 01 adil. Kasih tahu juga itu jangan sampai bentrok. Sekali lagi ini bukan kampanye," kata Bernard.

Selain aksi Apel Siaga Umat FUI, diketahui bakal ada pula Gerakan Bela Indonesia yang mendukung KPU untuk menjalankan pemilu damai.

(ctr/kid)