Gerindra Ingin DPRD Dilobi Secara Informal oleh Cawagub DKI

CNN Indonesia | Kamis, 14/03/2019 22:21 WIB
Gerindra Ingin DPRD Dilobi Secara Informal oleh Cawagub DKI Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik menginginkan para cawagub DKI lebih intens komunikasi ke DPRD, dilakukan secara informal. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengingatkan para calon wakil gubernur (wagub) DKI untuk sering melakukan komunikasi ke fraksi di dewan. Ini dilakukan menyusul dua nama calon wakil gubernur DKI sudah masuk di meja DPRD DKI.

"Maksud saya calonnya harus lebih intens lobi sendiri ke fraksi secara informal dong," kata Taufik saat dihubungi, Kamis (14/3).

Taufik mengakui dulu para calon wakil gubernur DKI memang sudah pernah sowan. Namun perkenalan waktu itu masih dalam konteks tiga calon, yakni Ahmad Syaikhu, Agung Yulianto dan Suhaimi.


"Tapi kalau sejauh ini belum ada. Dulu kan roadshow pas tiga (calon). Itu juga masa sekali," terang Taufik.


Ia menyatakan lobi informal bermaksud untuk pengenalan dan pendekatan kepada dewan. Taufik sendiri sebagai partai pengusung menyatakan bakal terus memperjuangkan calon dan melakukan lobi ke fraksi lain jika calonnya sudah melakukan pendekatan terlebih dahulu.

"Kalau saya pasti ikut lobi ke fraksi. Itu tanggung jawab saya. Pasti kita lakukan," tegas dia.

Diketahui DPRD DKI sudah menerima dua nama dari PKS untuk menjadi calon wakil gubernur DKI. Mereka ialah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Kini DPRD DKI sedang membentuk panitia khusus dan panitia pemilih untuk membentuk tata tertib persidangan.


Nantinya, para calon diharapkan bisa memaparkan visinya untuk Jakarta ke depan di persidangan.

"Tergantung tata tertib nanti juga ada penyampaian visi dan misi diri dia (Cawagub). Intinya soal pengenalan," ujar Taufik.

Kini pimpinan DPRD DKI sudah bersurat ke setiap fraksi untuk mengirimkan anggotanya menjadi bagian dari pansus. Taufik berharap proses ini bisa cepat dilakukan.

"Nantinya jumlah (anggota pansus) proporsional ada aturannya sesuai jumlah kursi," tutup dia.

[Gambas:Video CNN] (ctr/ain)