Hadi mengatakan sejak beralih ke e-KTP, sistem identitas penduduk di Indonesia sudah diarahkan ke identitas tunggal atau single identity number.
"Ya itu kan usulan, sebenarnya e-KTP ke arah sana. Tanpa disampaikan tadi malam sebenarnya sudah jalan," kata Hadi saat ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (18/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengakui saat ini e-KTP belum paripurna. Sehingga masih ada beberapa kartu untuk pelayanan masyarakat.
Hadi mengklaim Kemendagri sebenarnya sudah menyiapkan semua keperluan. Namun belum semua kementerian dan lembaga siap menerima konsep identitas tunggal.
"Belum, karena kesiapan dari kementerian dan lembaga masing-masing. Kalau aplikasinya siap dikembangkan, Dukcapil sudah membuat wadahnya," ucapnya.
Sebelumnya, dalam debat cawapres, Minggu (16/3) malam, Sandiaga Uno menyindir program-program berbasis kartu Jokowi-Ma'ruf.
"Mari kita ambil dompet masing-masing, keluarkan kartu yang sudah dimiliki yaitu kartu tanda penduduk. Ini super canggih, sudah memiliki chip," kata Sandi sembari mengacungkan KTP.
"Dengan big data semua fasilitas layanan baik tenaga kerja, kesehatan, semua hanya membutuhkan KTP ini yang menjadi kartu kami," ucap mbuh dia. (dhf/osc)