Bus Pengumpan Disiapkan dari Kantong Parkir ke Stasiun MRT

CNN Indonesia | Jumat, 05/04/2019 13:30 WIB
Bus Pengumpan Disiapkan dari Kantong Parkir ke Stasiun MRT MRT Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji bakal menyiapkan bus pengumpan (shuttle) dari park and ride ke stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) menggunakan bus Transjakarta. Anies mengatakan setiap masyarakat yang keluar dari rumah sebisa mungkin difasilitasi transportasi.

"Kan nanti akan disiapkan Transjakarta yang shuttle. Saya menggarisbawahi pentingnya faktor integrasi. First mile last mile. Jadi jangan hanya mikirkan modanya saja," kata Anies di Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (5/4).

Bus ini dipergunakan bagi masyarakat yang memarkirkan kendaraan di area kantong parkir kemudian ingin menggunakan MRT. Hal ini, kata Anies, sudah didukung dengan fasilitas park and ride yang hadir di sejumlah titik.

"Dan di sana nanti kita siapkan bus yang berputar secara reguler sehingga nantinya pengguna MRT bisa leluasa untuk parkir dengan harga yang terjangkau kemudian menggunakan kendaraan ke titik-titik di pusat," ucap dia.
Bus Pengumpan Disiapkan dari Lokasi Parkir ke Stasiun MRTMRT Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Sejauh ini sudah ada tiga kantong parkir atau park and ride yang disediakan bagi pengguna MRT, di Lebak Bulus dan ada dua park and ride di Fatmawati.


Diketahui untuk kapasitas park and ride di Lebak Bulus seluas 4.000 meter persegi hingga 5.000 meter persegi. Dengan luas ini bisa menampung kendaraan setidaknya 500 unit.

Untuk yang Fatmawati lebih kecil lahannya ketimbang di Lebak Bulus. Luasnya sekitar 2.500 meter persegi dan satu lagi seluas 3.000 meter persegi. Rencananya DKI akan terus menambahkan jumlah park and ride ini.

MRT Jakarta tahap pertama rute Lebak Bulus-Bundaran HI telah beroperasi secara komersial sejak (1/4). Tarif MRT berkisar Rp8.500 hingga Rp14.000 sekali jalan.
[Gambas:Video CNN] (ctr/dea)