Wiranto Sebut Banyak Warga ke Luar Negeri Jelang Pencoblosan

CNN Indonesia | Senin, 08/04/2019 18:03 WIB
Wiranto Sebut Banyak Warga ke Luar Negeri Jelang Pencoblosan Menkopolhukam Wiranto. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan ada cukup banyak masyarakat yang telah membeli tiket pergi ke luar negeri beberapa hari jelang pencoblosan Pemilu pada 17 April 2019. 

"Saya cek berapa sih tiket sebelum pemilu yang telah terjual untuk ke luar negeri, ternyata cukup banyak," ujar Wiranto di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (8/4).

Wiranto tidak mengungkapkan jumlah tiket ke luar negeri yang telah terjual jelang pencoblosan.


Dia hanya mengatakan bahwa angka penjualan yang cukup banyak itu masih sangat kecil jika dibandingkan jumlah pemilih pada pemilu 2019 yang mencapai 192 juta lebih pemilih.

Lebih lanjut, Wiranto menuturkan angka pembelian tiket keluar negeri yang tinggi dipengaruhi oleh hoaks bahwa pemilu kali ini akan terjadi kerusuhan.

Wiranto menegaskan pemilu kali ini akan berjalan aman, lancar, dan sukses. Ia berkata aparat gabungan TNI/Polri telah menggelar pasukan di lapangan dengan jumlah yang sangat banyak untuk mengamankan pemilu dan menetralisir hoaks yang mengganggu.

Pihaknya, kata dia, bersama aparat dan penyelenggara pemilu juga telah mendata kerawanan di setiap daerah sejak enam bulan sebelum pemilu.

"Lancar, saya kira sudah. Karena kelancaran ini ditunjang oleh penyelenggara pemilu yang telah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik," ujarnya.

Wiranto mengatakan semua kelemahan sudah berhasil ditutup jelang pencoblosan. Namun, ia berkata suksesnya pemilu harus diikuti dengan suksesi pemilu.

Suksesi menurut Wiranto diperlukan karena Indonesia diramalkan sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia dalam beberapa tahun ke depan.

"Suksesi itu sustainable, kesinambungan. Maka apa yang sudah kita capai sekarang mudah-mudahan ke depan ada kesinambungan. Jangan kita set back lagi," ujar Wiranto.

Netralisir

Wiranto mengklaim sejumlah masyarakat telah membatalkan pembelian tiket ke luar negeri. Hal itu dilakukan setelah pemerintah gencar menjelaskan soal hoaks bahwa pemilu kali ini akan berjalan tidak aman.

"Sudah kami netralisir, sudah banyak yang membatalkan. Sebelum ada suatu penjelasan yang terus menerus kami sampaikan ke publik memang mereka termakan hoaks," ujar Wiranto.

Dia juga mengaku sempat mengumpulkan sejumlah pengusaha di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Wiranto meminta para pengusaha membatalkan kepergian ke luar negeri dan menggunakan hak suaranya.

"Jangan ada golongan putih. Golput itu sebenarnya merugikan diri sendiri dan negara," ujarnya. (jps/wis)