Jawab Menhub, Anies Sebut LRT Bukan Penyebab Banjir Jakarta

CNN Indonesia | Selasa, 09/04/2019 17:39 WIB
Jawab Menhub, Anies Sebut LRT Bukan Penyebab Banjir Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut banjir bukan karena proyek LRT, tapi karena kurangnya pompa. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdalih bahwa penyebab banjir di sekitar proyek Light Rail Transit (LRT) adalah kekurangan pompa, bukan karena proyeknya.

Hal itu dikatakannya dalam menanggapi pernyataan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang meminta bukti bahwa proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) adalah penyebab banjir di Jakarta.

"Persoalannya adalah kurang pompa, bukan LRT-nya. Karena pompanya kurang maka terjadi banjir. Yang kurang menyediakan pompa adalah pihak kontraktor LRT," kata Anies selesai memberikan sambutan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (9/4).


Anies menambahkan bahwa seharusnya pihak kontraktor LRT menyediakan pompa yang cukup agar tidak terjadi genangan air hingga banjir di sekitar pembangunan. Jika ketersediaan pompa tercukupi maka mampu menyedot genangan saat terjadi hujan.

"Jadi pompanya harus diberesin, bukan LRT-nya, tapi kontraktor dalam konstruksi. Sudahlah kita ini kerja bersama, semua kerja bersama karena itu kondisi di lapangan menunjukan seperti itu," ujar Anies.

Sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa ia tidak setuju penyebab banjir di sekitar proyek tersebut adalah Proyek LRT.

Budi juga mengatakan seharusnya Anies lebih teliti lagi untuk mengatakan penyebab banjir adalah dari Proyek LRT.

"Saya minta Pak Gubernur (Anies) itu meneliti lebih jauh. Kalau ber-statement itu kan ada buktinya," kata Budi di Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (7/4).

"Menurut hemat kami perencanaan itu dilakukan dengan baik, dengan titik-titik yang baik," ia menambahkan.

Komentar Budi Karya itu sendiri terkait dengan pernyataan Anies sebelumnya soal banjir dan proyek LRT serta tol Becakayu. Menurutnya, pilar-pilar proyek itu menutupi saluran air yang kemudian memicu banjir.

"Harusnya mereka [kontraktor proyek] menyiapkan pompa. Menurut mereka sudah dipasang pompa, pompa mobile. Pompa mobile itu kita sudah tahu pasti, banjir baru dikirim pompa. Kalau pompanya permanen pasti dia begitu ada aliran genangan air langsung bergerak," kata Anies, di kawasan Cawang, Jakarta, Kamis (4/4).

[Gambas:Video CNN] (sas/arh)