NasDem Siap Coret Davin Kirana Jika Curang Pemilu di Malaysia

CNN Indonesia | Kamis, 11/04/2019 17:59 WIB
NasDem Siap Coret Davin Kirana Jika Curang Pemilu di Malaysia Politikus NasDem Irma menegaskan partainya akan mencoret putra Rusdi Kirana jika terbukti curang di pemilu 2019. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengaku siap mencoret nama Davin Kirana dari daftar calon anggota legislatif (caleg) NasDem yang bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta 2 (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri) bila terbukti melakukan kecurangan di pemilu 2019.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago menyikapi sebuah video viral yang menampilkan bahwa nama Davin Kirana sudah tercoblos dalam sejumlah surat suara yang ditemukan di Malaysia hari ini, Kamis (11/4).

Menurut Irma, NasDem adalah partai politik yang taat pada aturan hukum berlaku.


"Kalau itu betul dilakukan caleg NasDem, [kami] coret, karena NasDem taat hukum," kata Irma kepada CNNIndonesia.com, Kamis (11/4).


Namun demikian, dia mengaku masih mencari kebenaran informasi terkait kabar kecurangan pemilu 2019 di Malaysia. 

Menurut Irma, dirinya sudah mencoba menghubungi pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia namun belum bisa berbicara secara langsung dengan duta besarnya Rusdi Kirana.

"Saya sudah telepon KBRI tapi belum bisa ke Dubes," ucapnya.


Lebih dari itu, Irma mengaku menaruh curiga bahwa temuan surat suara tercoblos Davin Kirana dan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Malaysia ini bagian dari upaya pihak tertentu mendelegitimasi penyelenggara pemilu 2019.

Kecurigaan itu, katanya, muncul karena di lokasi ditemukannya surat suara tercoblos Jokowi dan NasDem tersebut hanya ada pihak-pihak yang menuduh. 

Selain itu, lanjut Irma, dia juga mempertanyakan mengapa barang bukti surat suara tercoblos Jokowi tersebut sudah dalam kondisi acak-acakan serta robek dalam rekaman video viral di media sosial.

"Kami dari TKN terus terang curiga ini bagian dari mendelegetimasi penyelenggara sekaligus 01 karena belum apa-apa sudah diviralkan. Ini bagian dari skenario. Boleh dong saya menduga, mereka menduga, saya juga boleh dong," tutur Irma.


Sebelumnya, di media sosial beredar penemuan belasan karung surat suara di Kuala Lumpur, Malaysia. Terlihat surat suara telah tercoblos untuk Jokowi-Ma'ruf dan Partai Nasdem.

Menurut Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Malaysia, Wajid Fauzi, dia belum sedang mengkonfirmasi kabar itu.

"Kita belum dapat laporan dari lapangan. Masih diperiksa," kata Fauzi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (11/4).


Fauzi menyatakan anggota PPLN di Kuala Lumpur masih mendalami laporan itu. Dia juga belum mengetahui berapa jumlah surat suara yang sudah tercoblos.

CNNIndonesia.com sudah berusaha mengontak Panitia Pengawas Pemilu di Kuala Lumpur, Yana Azzahra, serta Duta Besar RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana, untuk meminta konfirmasi terkait kejadian ini. Namun, ponsel keduanya tidak bisa dihubungi sampai saat ini.

[Gambas:Video CNN] (mts/DAL)