Ketua KPPS Pemilu 2019 Tamansari Meninggal Saat Bertugas

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 23:24 WIB
Ketua KPPS Pemilu 2019 Tamansari Meninggal Saat Bertugas Ilustrasi KPPS Pemilu 2019. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Tamansari meninggal dunia saat sedang bertugas sebagai petugas pemilu 2019.

Kapolsek Metro Tamansari Jakarta Barat Rully Indra Wijayanto mengatakan Ketua KPPS berinisial AS yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 017 Tamansari itu meninggal akibat sakit.

"Ya benar (Ada Ketua KPPS yang meninggal). Karena memang sebelumnya kalau menurut keterangan sudah sakit, mungkin kondisinya kelelahan dan sakit juga," kata Rully saat dikonfirmasi, Rabu (17/4).


Rully menceritakan, awalnya AS pamit kepada rekannya untuk tidur sejenak di dalam ruangan salah satu kantor yang dekat dengan TPS 017.

"Tidak lama ditemukan tak bernyawa. Keluarga sudah suruh korban istirahat pada malam itu," kata Rully.

Rully mengatakan Ketua KPPS tersebut sudah disarankan oleh rekan-rekan panitia KPPS untuk beristirahat, namun ia disebut tetap bertugas.

"Beberapa kali sudah disarankan teman temannya untuk istrihat, ya mungkin sakitnya ya faktor meninggal itu," kata Rully. 

Rully mengatakan pihak keluarga langsung mengambil langkah untuk memakamkam Ketua KPPS tersebut. Rully menjelaskan pihak keluarga juga tidak merasa AS meninggal karena faktor yang tidak wajar. 

"Dari pihak keluarga tidak merasa faktor meninggal karena tidak wajar ya. Yang bersangkutan sebelumnya juga mengeluh sakit kepala," ujar Rully. 


Sebelumnya seorang petugas KPPS TPS di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, juga meninggal dunia saat proses pencoblosan akan dimulai.

Ketua KPPS di TPS 03 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Purwakarta Deden Damanhuri meninggal karena sakit.

[Gambas:Video CNN] (jnt/DAL)