Pekan Depan Revitalisasi Kemang Masuk Tahap Kontrak

CNN Indonesia | Kamis, 25/04/2019 11:22 WIB
Pekan Depan Revitalisasi Kemang Masuk Tahap Kontrak Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyatakan kontrak untuk revitalisasi kawasan Kemang bakal dilakukan pekan pertama atau kedua Mei 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyatakan rencana revitalisasi trotoar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tetap berjalan sesuai rencana.

Hari mengatakan rencananya pekan depan Pemprov DKI bakal memulai kontrak untuk proyek fisik revitalisasi trotoar di kawasan tersebut.

"Tahap perencanaan detailnya sudah selesai desainnya juga sudah selesai. Tinggal mulai kontrak di Mei minggu pertama atau kedua," kata Hari kepada CNNIndonesia.com, Rabu (24/4).


Ia mengatakan kontrak akan dimulai lewat sistem e-katalaog. Para vendor yang ditunjuk, sambungnya, akan mulai membeli di katalog online DKI yang sudah disediakan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

"Jadi vendor yang biasa bikin trotoar nanti akan membeli di katalog kita. Jadi sistemnya purchase order," ujar Hari.


Kantong Parkir

Sementara itu, terkait rencana pembatasan mobil pribadi di kawasan Kemang Raya dan Kemang I demi pedestrian, Hari mengatakan pihak Dinas Bina Marga masih melakukan pencarian lokasi yang akan dijadikan kantung parkir (park and ride). Hari mengatakan pihaknya masih melakukan pendekatan dengan sejumlah warga yang memiliki lahan di sekitar Kemang Raya dan Kemang I.

"Justru ini kita cari pendekatan ke yang punya lahan yang bisa dijadikan park and ride. Jadi masih tahap pencarian, kita lihat saja ada beberapa alternatif nanti ya," ujar dia.

Rencananya Kemang akan direvitalisasi menyerupai kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin yang memiliki fasilitas pedestrian lebar. Titik yang bakal direvitalisasi adalah di Jalan Kemang I dan Jalan Kemang Raya.


Elemen-elemen yang dibenahi dalam penataan di kawasan Kemang meliputi jalan, trotoar, dan seluruh kelengkapannya seperti drainase, penghijauan, ubin pemandu disabilitas, dan utilitas.

Adapun panjang trotoar yang akan ditata kanan dan kiri kurang lebih sepanjang 7 kilometer dengan lebar rata-rata 4 meter. Pekerjaan direncanakan berproses mulai awal Mei hingga November 2019 dan menelan biaya sebanyak Rp100 miliar.


[Gambas:Video CNN] (ctr/kid)