Pemprov DKI Akan Jadikan Kemang Kawasan Ikon Jakarta Selatan

CNN Indonesia | Jumat, 12/04/2019 13:43 WIB
Pemprov DKI Akan Jadikan Kemang Kawasan Ikon Jakarta Selatan Kadin Bina Marga DKI menyatakan pembangunan fisik revitalisasi Kemang dimulai pada Mei 2019, dan anggaran untuk membangun complete street di Jaksel Rp100 M. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugraha mengatakan kawasan Kemang merupakan destinasi wisata yang akan menjadi ikon Jakarta Selatan. Itulah, katanya, salah satu alasan kawasan tersebut bakal direvitalisasi yang mengutamakan pedestrian.

"Konsepnya itu di Kemang kita mau buat nanti semacam ikonik dari Jakarta Selatan untuk manca negara maka akan dibuat konsep kayak Thamrin-Sudirman dibuat complete street," kata Hari saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (12/4).

Saat ini, sambung Hari, kawasan Kemang berderet hotel, butik, galeri seni, restoran/kafe, dan retail. Sayangnya, kata Hari, saat ini kondisi infrastruktur fasilitas pejalan kaki di kawasan Kemang belum memadai bahkan cenderung semakin menurun.


Oleh karena itu, Pemprov DKI pun merencanakan penataan dan penyediaan fasilitas pejalan kaki yang aman, nyaman, dan ramah agar kualitas ruang kota di kawasan Kemang meningkat.


Hari menuturkan penataan trotoar di kawasan Kemang bakal mengusung konsep koridor destinasi wisata kota, seni, dan budaya. Lebar jalan, sambungnya, pun akan dikaji guna direvitaliasi yang berorientasi pada pejalan kaki.

Elemen-elemen yang dibenahi dalam penataan di kawasan Kemang meliputi jalan, trotoar, dan seluruh kelengkapannya seperti drainase, penghijauan, ubin pemandu disabilitas, dan utilitas.

"Panjang trotoar yang akan ditata kurang lebih 7 km (kanan kiri) dengan lebar rata-rata 4 meter. Lokasi nya meliputi jalan Kemang Raya dan jalan Kemang I," tutur Hari.

Hari menegaskan rencana revitalisasi Kemang itu berawal dari usulan warga Kemang kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Sebetulnya dulu sudah ada dari warga Kemang. Akhirnya Pak Gubernur [bilang] kalau memang usulan yang masuk seperti itu ya sudah kita jadiin saja. Makanya dari arahan gubenur itu jadinya kita implementasikan tahun ini. Kita masukkan ke anggaran supaya nanti bisa direalisasikan tahun ini," katanya.

Hari mengatakan perihal rencana revitalisasi ini pun sudah melalui tahap sosialisasi dengan warga. Hari menerangkan sudah dua kali sosialisasi dilakukan ke warga Kemang.

"Satu kali di [kantor] Wali Kota Jakarta Selatan dan kedua bertemu di lokasi Kemang," katanya.

"Dari dua pertemuan tersebut warga Kemang mendukung penuh rencana penataan trotoar di kawasan Kemang," ucapnya.


Tahapan Desain dan Pembangunan

Hari menerangkan proses revitalisasi ini diawali dari proses kajian dan desain kurun waktu Januari-April. Selanjutnya, kata dia, diharapkan awal Mei nanti dimulai pembangunan fisik.

"Mulai pekerjaannya mudah-mudahan awal Mei bulan-bulan ini kita kerjain selesai di bulan Oktober atau November 2019," kata Hari.

Hari juga menyebut anggaran yang disediakan untuk pembangunan complete street di Jakarta Selatan sebanyak Rp100 miliar.

Untuk menunjang revitalisasi kawasan yang berorientasi pada pedestrian tersebut, Hari mengatakan Pemprov DKI pun akan membangun kawasan parkir umum (park and ride). Untuk di Kemang, kata dia, saat ini masih proses identifikasi sesuai dengan perencanaan.

"Itu nanti konsep ada park and ride, ada mobil kendaraan yang bisa masuk hanya warga sekitar Kemang," tutur Hari.

Hari juga mengatakan akan adanya shuttle bus yang berfungsi untuk warga yang akan berkeliling di kawasan Kemang.

Namun, titik dimana saja park and ride-nya belum bisa ditentukan karena masih proses pencarian lokasi dan dalam proses penataan trotoar.

"Belum,karena kita masih mencari lokasinya sampai saat ini yang penting kita tata kelola dulu jalan trotoarnya nanti kita lihat kita cari park and ride-nya dimana," tutur Hari.

Kemarin lusa, Gubernur DKI Jakara Anies Baswedan meminta ke seluruh pihak untuk tidak berspekulasi mengenai rencana rekayasa lalu lintas membatasi mobil pribadi melewati kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Demi mendukung pembatasan mobil pribadi melewati Jalan Kemang Raya itu, rencananya akan dibuat kawasan parkir (park and ride) di sana.

"Tolong bantu jangan bikin rusuh dengan spekulasi-spekulasi soal lalu lintas nanti sampai semua selesai tempatnya. Baru kemudian rekayasa (lalu lintas) diumumkan," kata Anies di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (10/4).

Anies tak ingin spekulasi-spekulasi itu nantinya membuat warga gelisah. Dia pun berjanji akan menyelesaikan skema perencanaan, lalu mengumumkannya.

"Dari pada sekarang Anda berspekulasi dan jawabannya pendek-pendek lalu menimbulkan kegelisahan," ucap Anies.

(sas/kid)