Kemang Akan Jadi Contoh Revitalisasi Wilayah Lain di DKI

CNN Indonesia | Kamis, 11/04/2019 14:32 WIB
Kemang Akan Jadi Contoh Revitalisasi Wilayah Lain di DKI Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Sekretaris General ASEAN melakukan peresmian Stasiun Sisingamangaraja menjadi Stasiun ASEAN, Jakarta 10 April 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tahun ini Pemprov DKI Jakarta akan mulai merevitalisasi trotoar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Rencananya jalur trotoar yang akan direvitalisasi akan membentang sepanjang 7 km, mulai dari Jalan Kemang Raya sampai Jalan Kemang I.

Bukan hanya itu, demi menunjang kenyamanan pedestrian, rencananya mobil pribadi yang melintas di wilayah itu pun akan dibatasi.

Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan revitalisasi kemang menjadi salah satu contoh awal untuk beberapa wilayah Jakarta lainnya.


"Kemang nanti dijadikan contoh awal yang akan digunakan di beberapa wilayah yang lain bahwa areal pejalan kaki dibuat besar sehingga warga bisa bergerak dari tempat satu ke tempat lain lebih leluasa," kata Anies usai memberikan sambutan di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (11/4).


Anies juga mengatakan alasan Kemang menjadi contoh awal untuk revitalisasi karena sudah memiliki ekosistem perekonomian yaitu berupa tempat makan.

"Salah satu contoh kemudian juga kita review satu tempat yang salah satu menjadi yang kompleks, karena jalannya kecil serta wilayah yang jangkauannya tidak dekat dengan tol itu sebagai percontohan," kata Anies.

Kemudian, Anies berharap nantinya kegiatan perdagangan seperti restoran, kafe, dan sebagainya dapat bergerak dengan baik karena mobilitas warga di kawasan Kemang cukup tinggi. Ia juga mengatakan dengan adanya revitalisasi ini akan menciptakan tempat pejalan kaki yang cukup di ruang yang terbuka.

Anies pun berharap konsep ekonomi di kawasan Kemang itu bisa menjadi seperti pusat perbelanjaan atau mal, di mana warga bisa berjalan untuk menikmati keadaan dan memilih-pilih tempat makan.

"Kalau saat ini mau ke tempat restoran, harus menentukan dulu mau ke mana baru parkir di mana. Tapi, enggak bisa berjalan dulu me-review, mengobrol. Tapi, kalau di mall bisa karena ada tempat pejalan kaki yang cukup," kata Anies.

Selain di kawasan Kemang, Anies juga menyebut kawasan Casablanca dan Jalan Prof Dr Satrio juga akan menjadi salah satu percontohan untuk beberapa wilayah Jakarta lainnya.

"Dua ini [kawasan Kemang dan Casablanca] kita lakukan di tahun ini sama satu lagi di Wahid Hasyim sudah jalan," ucap Anies.

Lebih lanjut, Anies menjelaskan dengan adanya revitalisasi ini kegiatan perekonomian akan bergerak serta ke depannya warga pemilik lahan akan senang karena lahannya akan digunakan untuk trotoar.

"Nantinya kita akan menyaksikan warga pemilik lahan senang bila dipakai untuk trotoar karena justru menambah pengunjung untuk datang seperti di Kemang. Begitu warga bersedia untuk digunakan sebagai jalan kaki karena itu menguntungkan bagi semuanya," kata Anies.

Terakhir, Anies mengatakan sudah ada pemikiran mengenai tempat parkir. Namun, Anies enggan mengatakan titik lokasi parkirnya. Hal ini ia sebut agar warga lebih banyak bergerak.

"Supaya warga lebih banyak bergerak dengan jalan kaki kami akan siapkan shuttle yang secara rutin bisa dilewati oleh tempat itu nantinya," kata dia.

(sas/kid)