"Pengalaman mudik yang kemarin, ibu bapak bisa ceritakan kepada yang lain. Insyaallah tahun depan kita akan teruskan. Kita berharap nantinya kita bisa perluas," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Rabu (12/6).
Anies mengatakan jika program ini dapat terealisasi lagi tahun depan kualitas fasilitas untuk program ini dapat ditingkatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini disampaikan Anies saat menerima para pemudik gratis di Balai Kota. Para pemudik ini diketahui dari berbagai daerah di Jawa di antaranya seperti Jombang, Semarang, Tegal dan Tulungagung.
Program mudik gratis yang diadakan Pemprov DKI baru pertama kali diadakan pada tahun ini. Pemprov DKI sendiri sudah mengeluarkan dana APBD sebesar 14 miliar untuk program ini.
Dari total 594 bus untuk pemudik tahun ini rinciannya adalah 372 bus mudik dan 222 bus balik. Setiap bus memiliki kapasitas 54 orang. Dengan total anggaran tersebut, DKI Jakarta membiayai setiap pemudik rata-rata Rp358 ribu.
Bus-bus ini diberangkatkan ke 10 kota tujuan yakni Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kabumen, Solo, Wonogiri, Yogyakarta dan Jombang.
Sedangkan, Rp2,5 miliar di luar harga sewa bus digunakan untuk menyewa 52 truk pengangkut motor, pajak, pengawasan, pelaksanaan, dan pengelolaan acara. (sas/eks)