Mobil Pemadam Kebakaran Jakut Sempat Dicuri saat Dipanaskan

CNN Indonesia | Kamis, 13/06/2019 14:52 WIB
Mobil Pemadam Kebakaran Jakut Sempat Dicuri saat Dipanaskan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara yang hilang kini diamankan di Polsek Tanjung Priok. (ANTARA News/Fianda Rassat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu unit mobil pompa milik Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Utara (Jakut) di Sunter hilang tak lama setelah ditinggal sopirnya ke kamar kecil alias toilet.

Kepala Sudin Pemadam Kebakaran Jakut, Satriadi Gunawan mengatakan peristiwa pencurian itu bermula ketika anggotanya yang sedang memanaskan mesin mobil pergi ke toilet sebentar.

"Kalau pagi kita biasa manasin mobil. Anggota lagi manasin kemudian ditinggal ke toilet, tiba-tiba pas keluar mobil sudah tidak ada," kata Satriadi Gunawan, Kamis (13/6) seperti dikutip dari Antara.



Satriadi mengatakan mobil yang dibawa kabur tersebut adalah kendaraan pompa kecil tipe 2500.

Ketika mengetahui mobil tersebut telah dibawa kabur, kata Satriadi, anggota anggota pemadam kebakaran Sunter kemudian mengejar mobil. Beruntung ada jejak tetesan air dari mobil tersebut yang bisa diikuti anggotanya. Jejak itu pun ditelusuri hingga mobil itu ditemukan di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

"Anggota lihat kan ada air menetes kemudian di telusuri dan ketemulah di Pasar Baru," tutur Satriadi.

Satriadi mengatakan mobil damkar tersebut berhasil diamankan pada sekitar pukul 6.30 WIB.


Pembawa Kabur Mobil adalah Anggota Sudin Damkar Jakarta Barat

Lebih lanjut, Satriadi mengatakan pembawa kabur mobil pompa milik Pos Pemadam Kebakaran Sunter adalah oknum PNS anggota Pemadam Kebakaran Jakarta Barat.

"Anggota kita pun tidak curiga. Dia [pembawa kabur mobil] kan PNS, anggota Damkar juga, masa sih ngambil mobil," kata Satriadi.

Satriadi mengatakan pihaknya sudah menyerahkan proses hukum ke polisi dan Sudin Gulkarmat Jakarta Barat.

"Bagaimana tindaklanjutnya itu polisi, karena dia PNS anggota Damkar Jakarta Barat kita koordinasi dengan Jakarta Barat," tuturnya.

Satriadi mengatakan, berdasarkan keterangan Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, oknum anggota tersebut sering berbuat 'nakal' di tempatnya bertugas. Namun berdasarkan pemeriksaan pihaknya, kata Satriadi, oknum PNS tersebut mengaku melarikan kendaraan tersebut untuk mengejar absen kegiatan di Jakarta Barat.

Akibat perbuatannya pelaku kini harus berurusan dengan hukum dan untuk sementara harus mendekam di tahanan Polsek Tanjung Priok.

(Antara/kid)